Pemprov Sulteng Matangkan Persiapan Haji Sulteng 2026, Prioritaskan Layanan Kelompok Rentan

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) serius mematangkan Persiapan Haji Sulteng 2026, dengan fokus utama pada peningkatan pelayanan bagi jemaah rentan. Simak detailnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemprov Sulteng Matangkan Persiapan Haji Sulteng 2026, Prioritaskan Layanan Kelompok Rentan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) serius mematangkan Persiapan Haji Sulteng 2026, dengan fokus utama pada peningkatan pelayanan bagi jemaah rentan. Simak detailnya! (AntaraNews)

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) tengah mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Fokus utama dalam persiapan ini adalah memastikan pelayanan prima, khususnya bagi kelompok jemaah rentan. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemprov Sulteng dalam menjalankan amanah besar penyelenggaraan ibadah haji dengan sebaik-baiknya.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sulteng, Farid Rifai Yotolembah, menyampaikan bahwa pelayanan haji harus berkeadilan, berempati, dan berpihak pada jemaah yang membutuhkan perhatian khusus. Kategori jemaah rentan yang menjadi prioritas meliputi perempuan, penyandang disabilitas, dan lanjut usia (lansia). Hal ini ditegaskan dalam rapat koordinasi persiapan haji yang berlangsung di Palu pada Jumat (3/4).

Rapat koordinasi ini merupakan langkah awal strategis untuk memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan haji 2026 berjalan optimal. Tujuannya adalah menghadirkan pengalaman ibadah haji yang berkualitas, terhormat, dan berkesan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah. Persiapan yang matang diharapkan dapat mengantisipasi berbagai tantangan di lapangan.

Farid Rifai Yotolembah menekankan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan amanah besar yang menuntut pelayanan sempurna. Oleh karena itu, penting untuk menghadirkan pelayanan haji yang berkeadilan dan berempati. Pelayanan ini harus secara khusus berpihak pada kelompok rentan, seperti perempuan, penyandang disabilitas, dan lanjut usia (lansia).

Pemerintah Provinsi Sulteng berkomitmen untuk memahami serta melaksanakan pelayanan ini dengan sepenuh hati. Ini mencerminkan upaya serius dalam memberikan dukungan maksimal kepada seluruh calon jemaah. Setiap aspek pelayanan akan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik kelompok rentan demi kenyamanan mereka.

Komitmen ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada jemaah yang merasa terabaikan atau kesulitan selama menunaikan ibadah. Dengan demikian, seluruh calon haji dari Sulawesi Tengah dapat menjalankan rukun Islam kelima ini dengan khusyuk dan lancar.

Berdasarkan data dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, terdapat sebanyak 351 calon haji lansia. Jumlah ini merupakan bagian dari total 1.751 calon haji asal Sulteng yang siap diberangkatkan pada musim haji 2026.

Angka tersebut menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan kesiapan layanan yang lebih optimal. Kesiapan ini mencakup aspek kesehatan, pendampingan khusus, serta fasilitas pendukung lainnya yang ramah lansia dan disabilitas. Penyesuaian layanan sangat penting untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan mereka.

Peningkatan kualitas layanan ini menjadi krusial agar jemaah lansia dan penyandang disabilitas dapat menjalankan ibadah haji tanpa hambatan berarti. Pemprov Sulteng berupaya keras untuk memenuhi standar pelayanan terbaik bagi kelompok ini.

Farid Rifai meminta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi lintas sektor. Kolaborasi ini sangat penting guna memastikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah. Sinergi antarinstansi akan meminimalisir potensi kendala dan mempercepat penanganan masalah.

Penguatan koordinasi ini diharapkan dapat menyatukan pikiran dan langkah semua pihak terkait. Tujuannya adalah mewujudkan penyelenggaraan haji yang berkualitas, terhormat, dan berkesan di hati seluruh masyarakat Sulawesi Tengah. Ini termasuk koordinasi dengan pihak kesehatan, transportasi, akomodasi, dan keamanan.

Dengan kerja sama yang solid, Pemprov Sulteng optimis dapat memberikan pengalaman haji yang aman, nyaman, dan bermakna. Kesuksesan penyelenggaraan haji bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil dari kolaborasi menyeluruh.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi