Pemohon paspor di Festival Keimigrasian membludak
Merdeka.com - Pemohon layanan paspor di Festival Keimigrasian yang diselenggarakan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) di Monas membludak. Dari target 1.600 pemohon, yang mendaftar mencapai 2.000 pemohon. Demikian disampaikan Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI, Ronny F Sompie, Minggu (21/1).
"Antusiasme masyarakat Jakarta cukup tinggi. Mereka sejak jam lima pagi antre dan sekarang sudah sekitar 2.000. Ini pelayanan dalam rangka mencukupi kebutuhan layanan paspor di luar hari kerja," jelasnya. Layanan pembuatan paspor di Monas berlangsung sampai pukul 15.00 WIB.
Festival ini tak hanya berisi layanan pembuatan paspor tapi juga parade seni dan pameran yang diikuti perwakilan negara-negara sahabat. Ronny menyampaikan melalui festival ini masyarakat bisa lebih memahami dan mengerti kegiatan keimigrasian.
Kegiatan keimigrasian, kata dia, bukan hanya tentang pelayanan paspor tetapi juga tentang tugas dan fungsi keimigrasian lainnya. Melalui parade budaya diharapkan dapat memberikan hiburan dan pengetahuan kepada masyarakat. Ronny juga berharap kegiatan ini bisa mendukung pariwisata DKI Jakarta.
"Kita ketahui bahwa Jakarta sebagai Kota multikultural yang masyarakatnya sangat majemuk, terdiri dari berbagai bangsa, budaya, etnis dan agama. Kami berterima kasih kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta karena diberikan izin tempat di Monas," ujarnya.
Melalui festival masyarakat diharapkan dapat lebih mengerti dan memahami tentang perbedaan yang merupakan bagian dari aset nasional. "Ke depan diharapkan kegiatan Festival Keimigrasian dapat menjadi agenda yang rutin dilaksanakan untuk mendukung kegiatan pariwisata di Indonesia," pungkasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya