Pemerintah Kota Tangerang Selatan membangun ulang Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jombang 03 yang sebelumnya mengalami kerusakan bangunan dan rawan banjir. Pembangunan dilakukan menyusul kondisi gedung sekolah yang dinilai membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
Kepala UPTD SDN Jombang 03 Widiastuti mengatakan kondisi bangunan lama sudah memprihatinkan selama bertahun-tahun. Sekolah yang berdiri sejak 1975 tersebut mengalami penurunan kualitas struktur, mulai dari plafon runtuh hingga lantai dua yang rapuh.
"Beberapa titik bangunan harus ditopang dengan besi besar karena kondisinya sudah mengkhawatirkan. Bahkan saat kursi dibawa ke lantai dua, sering muncul puing-puing yang berjatuhan," ujar Widi di lokasi, Rabu (4/2).
Ia menjelaskan, sistem drainase yang kurang baik serta posisi lapangan yang sejajar dengan jalan kerap menyebabkan genangan air saat hujan deras. Kondisi tersebut semakin memperburuk struktur bangunan sekolah.
"Jadi meski ada 10 ruang kelas, tapi cuma sembilan yang bisa digunakan untuk belajar, karena satu ruangan udah rapuh sampai harus ditopang tulangan besi dan sudah sering puing-puingnya jatuh," tuturnya.
Keterbatasan ruang belajar juga menjadi persoalan. Dengan 21 rombongan belajar, SDN Jombang 03 hanya memiliki sembilan ruang kelas layak pakai. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar harus dilaksanakan dalam tiga sesi setiap hari, mulai pagi hingga sore.
Berdasarkan pertimbangan keselamatan dan kebutuhan ruang, Dinas Pendidikan bersama Dinas Cipta Karya Kota Tangerang Selatan menetapkan SDN Jombang 03 sebagai sekolah prioritas untuk dibangun ulang. Bangunan lama kemudian dirobohkan dan pembangunan gedung baru dimulai pada akhir Agustus 2025.
Selama proses pembangunan, seluruh siswa dan guru dipindahkan sementara ke SDN Jombang 05. Kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan penyesuaian jadwal agar proses pendidikan tidak terhenti.
Saat ini, SDN Jombang 03 telah berdiri dengan bangunan baru yang dilengkapi 21 ruang kelas, ruang guru, laboratorium, lapangan olahraga, kamar mandi, perpustakaan, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya. Dengan fasilitas tersebut, kegiatan belajar mengajar dapat kembali dilakukan dalam satu sesi.
Advertisement
"Kita pengin mempunyai lingkungan belajar yang aman-nyaman, kemudian dengan sarana, prasarana dan fasilitas yang tentunya lebih memadai daripada sebelumnya. Insya Allah antusiasme anak-anak, orang tua, kemudian bapak ibu guru luar biasa dengan dibangunnya gedung baru UPTD SDN Jombang 03 ini," kata Widi.
Atas pembangunan tersebut, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan, termasuk Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, serta dinas terkait.
"Insya Allah dengan dibangunnya gedung baru ini, semangat kami lebih semangat lagi luar biasa," ujarnya.