Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemkot Solo Tampung Tenaga Medis Terusir dari Indekos

Pemkot Solo Tampung Tenaga Medis Terusir dari Indekos Pasien Corona. ©2020 Photo

Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan menampung para tenaga medis yang terusir dari indekos akibat adanya penolakan dari pemilik maupun masyarakat. Mereka akan ditampung di Ndalem Priyosuhartan, Sondakan Laweyan. Rumah yang sebelumnya disiapkan untuk karantina tersebut cukup representatif untuk para tenaga medis rumah sakit.

"Priyosuhartan akan difokuskan untuk teman-teman nakes (tenaga kesehatan/medis) yang terdampak. Ada beberapa nakes yang terdampak. Salah satunya karena dia itu diusir oleh ibu kosnya. Karena khawatir karena nakes itu sering merawat pasien Covid-19. Jadi nggak boleh lagi masuk ke tempat kos," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani, Senin (27/4).

Dia menilai, Ndalem Priyosuhartan yang merupakan bekas rumah pribadi mantan Kakorlantas Polri Djoko Susilo lebih mempunyai fasilitas yang memadai. Namun dia belum mengetahui berapa jumlah nakes yang akan menempati rumah mewah tersebut. Menurutnya para nakes tersebut yang mengajukan permohonan ke Dinas Kesehatan Kota Solo.

"Ada beberapa yang mengajukan permintaan. Sehingga difasilitasi) Ndalem Priyosuhartan) itu. Ini baru dibicarakan dengan sejumlah rumah sakit swasta yang ada di Surakarta," terangnya.

Ahyani menambahkan, nantinya penghuni rumah tersebut hanya para tenaga kesehatan dari rumah sakit swasta maupun RSUD di Kota Solo. Sementara untuk tenaga kesehatan dari puskesmas, belum ada yang mengajukan permohonan.

Menurutnya, saat ini banyak cerita-cerita terkait tenaga kesehatan dari rumah sakit. Selain ditolak oleh pemilik indekos ada juga yang tidak diterima saat akan naik bus.

"Tapi yang masalah turkey ini. Anak-anak yang indekos, tenaga kesehatan yang kos, kemudian dari tempat kosnya diusir. Ini juga banyak cerita cerita, tenaga perawat dari rumah sakit itu, kalau nyegat bus sudah tidak dilayani, itu juga ada," terangnya.

Sementara itu hingga Senin siang jumlah pasien positif Corona di Kota Solo mencapai 18 orang. 4 orang dinyatakan sembuh, 2 meninggal dunia dan sisanya masih menjalani perawatan. Jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP sebanyak 106 orang, 66 diantaranya sembuh dan 17 lainnya meninggal dunia.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP