Pemkot Padang Salurkan Bantuan Presiden dan Stimulan Ekonomi untuk Korban Bencana Hidrometeorologi

Pemerintah Kota Padang menyalurkan **bantuan Presiden korban bencana Padang** hidrometeorologi akhir November 2025, termasuk jaminan hidup, isi hunian sementara, dan stimulan ekonomi. Simak detail penyaluran bantuan ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Padang Salurkan Bantuan Presiden dan Stimulan Ekonomi untuk Korban Bencana Hidrometeorologi
Pemerintah Kota Padang menyalurkan **bantuan Presiden korban bencana Padang** hidrometeorologi akhir November 2025, termasuk jaminan hidup, isi hunian sementara, dan stimulan ekonomi. Simak detail penyaluran bantuan ini. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, telah memulai penyaluran bantuan signifikan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi akhir November 2025. Bantuan ini merupakan inisiatif kolaboratif, mencakup dukungan dari Presiden Republik Indonesia. Proses penyaluran dilakukan secara bertahap, memastikan bantuan tepat sasaran.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyatakan bahwa bantuan diserahkan sesuai hasil verifikasi lapangan yang cermat. Penyaluran ini mencakup jaminan hidup (jadup), isi hunian sementara (huntara), serta stimulan ekonomi. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban para korban bencana.

Selain itu, bantuan berupa perlengkapan ibadah dan pakaian dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto juga turut disalurkan kepada warga terdampak. Fokus utama penyaluran awal adalah 72 KK yang saat ini menempati hunian sementara di Lubuk Buaya.

Detail Penyaluran Jaminan Hidup dan Hunian Sementara

Pada tahap awal, bantuan jaminan hidup disalurkan kepada 72 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di hunian sementara Lubuk Buaya. Setiap jiwa menerima Rp15.000 per hari selama tiga bulan. Total bantuan per keluarga berkisar antara Rp1.350.000 hingga Rp10.800.000, tergantung jumlah anggota keluarga.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya, menjelaskan bahwa total 581 jiwa telah menerima bantuan jaminan hidup ini. Penyaluran dilakukan melalui PT Pos, memastikan distribusi yang terorganisir dan efisien. Proses verifikasi terus berjalan untuk menjangkau lebih banyak penerima.

Selain jadup, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial isi hunian sementara sebesar Rp3.000.000 per KK. Bantuan ini diberikan kepada 72 KK penghuni huntara Lubuk Buaya. Secara keseluruhan, 730 KK telah menerima bantuan isi hunian sementara, menunjukkan komitmen Pemkot Padang dalam pemulihan pascabencana.

Stimulan Ekonomi dan Cakupan Wilayah Bantuan

Untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat terdampak, pemerintah memberikan bantuan stimulan ekonomi sebesar Rp5.000.000 per KK. Bantuan ini disalurkan kepada 112 KK yang usahanya terganggu akibat bencana. Total 730 KK menerima stimulan ekonomi, membantu mereka bangkit kembali.

Wali Kota Padang mengimbau masyarakat yang belum terdata agar segera berkoordinasi dengan pihak kelurahan atau kecamatan. Hal ini penting untuk pendataan lanjutan, memastikan semua korban bencana mendapatkan haknya. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas dalam proses ini.

Penerima **bantuan Presiden korban bencana Padang** ini tersebar di empat kecamatan yang paling parah terdampak. Kecamatan tersebut meliputi Koto Tangah, Nanggalo, Kuranji, dan Pauh. Penyaluran bantuan akan terus berlanjut secara bertahap, menyesuaikan dengan kesiapan administrasi di lapangan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi