Pemkot Bekasi belum bayar insentif pengurus RT & RW tiga bulan
Merdeka.com - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, menunggak insentif untuk ketua RT dan RW di wilayah setempat selama tiga bulan (Oktober-Desember 2017). Padahal, tahun anggaran 2017 sudah hampir habis.
"Informasinya besok cair, tapi enggak tahu juga cair apa tidak," kata Ketua Forum Komunikasi Rukun Warga, Kota Bekasi, Kojek Saepudin saat dihubungi merdeka.com, Rabu (27/12) malam.
Ia mengatakan, pengurus RW di Kota Bekasi, mencapai 1.500-an yang tersebar di 12 kecamatan. Belum lagi pengurus RT, jumlahnya bisa mencapai empat kali lipat lebih dari pengurus RW, karena dalam satu RW bisa membawahi lebih dari empat RT.
"Kalau cair Januari berarti bukan insentif 2017, kami berharap segera cair sebelum tutup buku," kata dia.
Ia mengatakan, insentif untuk Ketua RW sebesar Rp 1,5 juta, sedangkan untuk ketua RT nilai insentif sebesar Rp 1 juta. Ia mengatakan, meskipun sebagian ketua RW maupun RT tak begitu membutuhkan insentif tersebut, tapi sebagian juga cukup mengharapkan.
Dalam sebuah kesempatan, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, pemerintah pasti mencairkan insentif untuk pengurus RT maupun RW. Menurut dia, keterlambatan itu hanya disebabkan administrasi.
"Sebelum 31 Desember pasti sudah cair, tidak mungkin tidak, karena itu adalah hak mereka yang diberikan pemerintah karena pengabdiannya," kata Rahmat.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya