Pemkot Bandung Segel Hotel Sheo Ciumbuleuit Bandung

Kamis, 21 Februari 2019 20:15 Reporter : Aksara Bebey
Pemkot Bandung Segel Hotel Sheo Ciumbuleuit Bandung hotel sheo disegel. ©2019 Merdeka.com/aksara bebey

Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyegel sebuah hotel bintang empat, Hotel Sheo di Jalan Ciumbuleuit, Kamis (21/2). Hotel ini telah melanggar perizinan yang diatur dalam Perda Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari mengatakan hotel telah melanggar karena tidak memperpanjang Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) sejak 2016. Padahal TDUP harus diperpanjang setiap tahunnya oleh pelaku usaha pariwisata.

"TDUP harus diperpanjang satu tahun sekali. 2015 mereka mengajukan. Jadi dari 2016 mereka tidak memperpanjang sampai sekarang," kata Kenny usai penyegelan.

Dia mengatakan, TDUP merupakan kewajiban pelaku usaha agar terdaftar dalam database pemerintah. Hal tersebut sesuai dengan yang tercantum pada Pasal 37 ayat 1 dalam Perda 7 2012.

Selain itu, ujarnya, hotel ini juga telah berubah kepemilikan yang belum dilaporkan pada pemerintah. Sehingga belum terdaftar kepemilikan yang baru di Pemkot Bandung.

"Penyegelan ini penegasan dari aturan perda yang kita punya. Bahwa kita harus tegakan aturan," ujarnya.

Dia menegaskan, hotel tidak boleh menerima tamu lagi sebelum mengurus perizinan terkait. Ia menambahkan, ke depannya akan mengintensifkan pengawasan ke berbagai tempat wisata dan hiburan.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, penyegelan ini menjadi langkah tegas setelah upaya sebelumnya sudah dilakukan. Pemkot sebelumnya sudah memberikan tiga kali surat peringatan juga teguran namun tidak ditanggapi.

Yana mengatakan, setelah penyegelan dilakukan, pihak hotel tidak diperbolehkan menerima tamu baru lagi. Penyegelan akan dicabut hingga manajemen hotel mengurus perizinan yang dilanggar.

Dia mengatakan, Pemkot Bandung tidak anti pada investasi dan usaha yang ada. Namun ia mengimbau pelaku usaha untuk taat aturan yang berlaku di Kota Bandung.

"Kami berharap semua pihak yang akan melakukan investasi atau usaha di Kota Bandung taat azas. Ikuti aturan, jadi teman-teman pengusaha bisa aman dan nyaman investasi di Kota Bandung," tuturnya.

Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Mujahid Syuhada menambahkan selain hotel, pihaknya juga menyegel seluruh fasilitas yang ada dalam bangunan. Seperti restoran, spa, dan toko penjualan minuman beralkohol.

"Jadi semuanya disegel. Kalau tempat alkohol nggak ada izinnya kami segel juga," ujarnya.

Manager Operasional Hotel Sheo, Kuswanti Eka mengakui pihaknya belum mengurus TDUP. Kuswanti menyebutkan ada kendala di perizinan karena belum memiliki sertifikat laik fungsi (SLF) yang juga sedang diurus.

Ia mengatakan ke depannya akan segera mengurus perizinan yang harus ditempuh. Meski demikian, pihaknya pun meminta dispensasi agar bisa tetap melayani tamu yang sudah terlanjur memesan kamar hingga akhir pekan ini.

"Kami akan segera mengurus perizinan tersebut," kata Kuswanti. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini