Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengapresiasi kinerja aparat kewilayahan terkait penanganan sampah. Semua memiliki komitmen yang sama saat Kota Bandung berstatus darurat sampah.
Ema optimistis Pemerintah Kota Bandung bisa menyelesaikan masalah sampah. Apalagi, pola penanganannya sudah dimulai dari kawasan RT, RW di tiap wilayah.
Ia mencontohkan pengelolaan sampah di RW 19 Kelurahan Antapani Tengah. J ajaran petugas mampu mengelola sampah dari sumbernya. Mulai dari bank sampah, maggot, hingga pupuk, bisa dimanfaatkan mejadi nilai ekonomi.
"Saya contohkan di RW 19 ini, bisa dijadikan pilot project yang ideal. Ini bisa dijadikan contoh untuk wilayah lain,"
ungkapnya.
Advertisement
merdeka.com
Ia pun berencana untuk mendorong para pengelola sampah untuk mendapatkan pelatihan tambahan mengelola limbah sampah yang nantinya jadi nilai seni.
Di tempat yang sama, Camat Antapani, Rahmawati Mulia mengaku siap menuntaskan sampah dari sumbernya. Salah satu upayanya adalah membentuk Satgas Darurat Sampah.
Advertisement
Advertisement
ungkapnya.
merdeka.com
Ia mencontohkan salah satu upaya yang berhasil dilakukan di Kelurahan Antapani Tengah adalah menekan sampah hingga 45,51 persen, dari total timbunan sampah 168.366 kilogram per bulan.
Advertisement
"Kita harap wilayah lain mampu mengurangi sampah lebih dari ini. Karena kita harap super team bisa membuktikan penanganan sampah di wilayah Antapani," pungkasanya.