Pemerintah siapkan Perpres baru untuk cegah korupsi

Jumat, 11 Mei 2018 17:21 Reporter : Merdeka
Moeldoko. ©2018 Merdeka.com/Salviah Ika

Merdeka.com - Kepala Staf Presiden Moeldoko mengungkapkan, pemerintah telah menyusun Perpres mengenai pencegahan korupsi dengan lebih sederhana. Karena menurutnya, Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2012 tentang Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi yang telah ada dinilai terlalu rumit.

"Kita telah menyusun Perpres pencegahan korupsi. Ini sudah disiapkan Pak Pratikno (Menteri Sekretaris Negara). Perpres yang lalu, agak terlalu complicated, ini lebih disederhanakan," ungkap Moeldoko, di Kantornya, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (11/5).

Mantan panglima TNI ini juga menjelaskan penyusunan isi dari Perpres tersebut dilakukan dengan lembaga-lembaga negara terkait lainnya, seperti KPK, Kemendagri dan KemenPAN-RB.

"Intinya pencegahan, substansinya adalah terhadap apa? Bagaimana peran lembaga-lembaga ini? Terhadap apa? Aktornya siapa-siapa yang terlibat secara intensif atas pencegahan itu," ujarnya.

Selain itu, Moeldoko merasa prihatin sekaligus bingung atas adanya kasus korupsi pada pejabat negara.

"Kita prihatin kenapa masih terjadi. Kenapa kok masih suka gitu (korupsi). Kadang-kadang gak masuk akal gitu. Tapi dari beberapa peristiwa itu juga menunjukkan efektivitas dari sebuah operasi ya," tutupnya.

Diketahui, Jumat malam lalu terjadi operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK yang bekerjasama dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terhadap sembilan orang terkait pemberian gratifikasi kepada penyelenggara negara.

Salah satu yang terjaring adalah kepala seksi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, yakni Yaya Purnomo. Selain Yaya, KPK juga menetapkan politikus Demokrat, Amin Santono, dua pihak swasta lainnya yaitu Ahmad Ghiast dan Eka Kamaludin sebagai tersangka.

Kasus ini terkait dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2018 yang sebenarnya, masih belum disusun oleh Kemenkeu.

Reporter: Yunizafira Putri

Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini