Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) menunjukkan solidaritasnya dengan menyalurkan bantuan keuangan senilai Rp3 miliar dan barang senilai Rp895 juta kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh. Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Banda Aceh. Aksi cepat tanggap ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat Aceh yang terdampak musibah hidrometeorologi.
Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, di Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Kantor Gubernur Aceh, pada Sabtu (06/12). Kedatangan Gubernur Khofifah bersama rombongan merupakan bentuk persaudaraan erat antara kedua provinsi. Solidaritas ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana di Tanah Rencong.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa bantuan ini adalah cerminan kepedulian masyarakat dan Pemerintah Jawa Timur terhadap saudara-saudara di Aceh. Selain bantuan finansial, berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan ibadah juga turut disalurkan. Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen Jatim dalam membantu daerah lain yang sedang dilanda musibah.
Advertisement
Advertisement
Solidaritas dan Detail Bantuan yang Disalurkan
Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Sekda Jawa Timur Adhy Karyono dan sejumlah pejabat lainnya secara langsung mengantarkan bantuan Jatim Aceh ini. Kehadiran mereka di Banda Aceh bukan hanya sekadar seremoni, melainkan wujud nyata dari ikatan persaudaraan yang kuat antara masyarakat Jawa Timur dan Aceh. Bantuan ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh para korban bencana.
Bantuan barang yang disalurkan mencakup beragam kebutuhan mendesak bagi korban. Di antaranya adalah mukena, sarung, alat pembersih, mi instan, serta makanan siap saji. Barang-barang ini dipilih berdasarkan kebutuhan prioritas yang diperlukan oleh masyarakat terdampak bencana di Aceh.
Khofifah juga menyampaikan bahwa bantuan barang tidak hanya berhenti pada gelombang pertama ini. "Bantuan dalam bentuk barang ini tidak hanya ini saja, tapi akan ada lainnya yang akan tiba, karena masih ada dalam proses pengemasan untuk selanjutnya dikirim ke masyarakat korban bencana alam di Aceh," ujarnya. Hal ini menunjukkan komitmen berkelanjutan dari Pemprov Jatim dalam membantu pemulihan Aceh.
Advertisement
Empat mobil truk dikerahkan untuk mengangkut bantuan barang ini menuju daerah bencana, seperti Kabupaten Pidie Jaya, melalui jalur darat. Distribusi yang terencana ini memastikan bahwa bantuan dapat sampai ke tangan yang membutuhkan dengan efektif. Fokus pada kebutuhan spesifik seperti mukena dan sarung juga menunjukkan pemahaman akan konteks budaya dan religi Aceh, terutama menjelang bulan Ramadhan.
Advertisement
Apresiasi dari Pemerintah Aceh dan Proses Distribusi
Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan dan bantuan Jatim Aceh yang telah diberikan. Bantuan keuangan dan barang kebutuhan ini sangat berarti bagi masyarakat Aceh yang tengah menghadapi dampak bencana alam. "Kami menyampaikan terima kasih yang sangat luas biasa atas atensi dari Gubernur Jawa Timur bersama seluruh masyarakat yang telah membantu masyarakat Aceh yang tertimpa musibah bencana banjir dan longsor," kata Nasir.
M. Nasir, yang juga menjabat sebagai Ketua Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, memastikan bahwa bantuan tersebut akan didistribusikan secara merata. Seluruh korban bencana alam yang tersebar di berbagai kabupaten/kota terdampak banjir dan longsor akan menerima alokasi bantuan ini. Proses pendistribusian akan dilakukan dengan transparan dan akuntabel.
Dalam penyerahan bantuan ini, turut hadir sejumlah pejabat penting lainnya. Di antaranya adalah Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA, serta Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana.
Advertisement
Gubernur Khofifah juga menyampaikan doa bagi para korban meninggal dunia akibat bencana alam tersebut. Ia berharap mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan meninggal dalam keadaan husnulkhatimah. Doa ini menjadi bagian dari dukungan moral dan spiritual yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Aceh.
Sumber: AntaraNews