Pemerintah Butuh Oposisi, JK Nilai Parpol Pendukung Sudah Aman

Selasa, 2 Juli 2019 17:12 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Pemerintah Butuh Oposisi, JK Nilai Parpol Pendukung Sudah Aman Jusuf Kalla Disambut Presiden Prancis Saat Hadiri KTT Paris. ©2019 REUTERS/Philippe Wojazer

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai koalisi pemerintahan Presiden-Wakil presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin sudah cukup aman. Sebab, sudah menguasai 60 persen lebih suara di DPR.

Kondisi ini berbeda saat Jokowi dan dirinya di Pilpres 2014 lalu. Saat itu, kata JK, partai koalisi yang mengusungnya hanya memiliki suara 41 persen. Sehingga untuk mencapai 50 persen, beberapa partai merapat, seperti PAN, PPP dan Partai Golkar.

"Sekarang koalisi yang mendukung Pak Jokowi sudah 60 persen. Artinya bahwa sudah cukup aman pemerintah ini di DPR sebenarnya," kata JK di Kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Selasa (2/7).

Meski demikian, kata JK, partai koalisi yang masuk pemerintah bisa tetap memberikan kritik pada pemerintahan yang didukung. Kritik membangun, jelas JK, sangat baik untuk kerja pemerintah ke depannya.

"Karena dibutuhkan, pemerintah juga butuh kritik. Di samping oposisi juga, partai pemerintah juga kadang mengkritik juga pemerintah di DPR," ungkap JK.

Soal kemungkinan partai oposisi ikut bergabung, lanjut JK, keputusan ada pada Jokowi maupun Ma'ruf.

"Saya tidak tahu itu kebijakan Pak Jokowi sendiri. Itu urusannya Pak Jokowi dan Pak Maruf Amin nanti," ungkap JK. [lia]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini