Pemanen Sawit di Simalungun Tewas Tergorok Alat Panen saat Berkendara
Merdeka.com - Tragis benar nasib Heri Wirianto (25). Warga Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) ini tewas tergorok alat panen sawit yang dibawanya sambil mengendarai sepeda motor.
Peristiwa itu terjadi tak jauh dari kediaman Heri di kawasan Titi Beton, Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduan, Simalungun, Rabu (3/7) sekitar pukul 07.30 WIB. Warga heboh saat menemukan Heri tewas dengan leher nyaris putus.
Polisi sudah melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi. Mereka menyatakan Heri tewas tergorok egrek atau alat panen sawit berbentuk sabit dan bergagang panjang.
Saat kejadian, Heri menuju lokasi bekerja. Dia memang membawa egrek yang akan digunakan untuk mengkait dan memotong tandan buah sawit.
Kapolsek Tanah Jawa, Kompol H Panggabean, mengatakan korban ketika itu mengendarai sepeda motornya sendirian. Dia diduga kurang hati-hati dan meletakkan batang egrek di atas pundaknya sambil berkendara.
Batang egrek yang memiliki panjang sekitar 4 meter diduga tersangkut, sehingga benda tajam berbentuk sabit di ujungnya tertarik dan menghantam leher korban.
"Kemungkinan dia (korban) oleng karena egrek tersangkut atau sepeda motornya tersandung, kemudian jatuh sambil tertancap egrek ke leher," kata Panggabean.
Setelah penyelidikan, korban kemudian dibawa ke rumah orang tuanya untuk kemudian jenazah dikebumikan.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya