Pelaku Penusukan Guru di Bantul Miliki Riwayat Gangguan Kejiwaan

Sabtu, 23 November 2019 12:02 Reporter : Purnomo Edi
Pelaku Penusukan Guru di Bantul Miliki Riwayat Gangguan Kejiwaan Ilustrasi borgol. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Seorang siswa SMK kelas XI berinisial CB (16) nekat menusuk gurunya, Wening Pamuji Asih (35) pada Rabu (20/11) malam. CB nekat menusuk Wening yang sedang terlelap tidur di dalam rumah.

CB tega menusuk sang guru karena mengaku cinta dan kagum pada sosok Wening. Wening sendiri diketahui mengajar mata pelajaran Sejarah saat CB duduk di kelas X.

Kasatreskrim Polres Bantul, AKP Riko Sanjaya mengatakan bahwa pelaku yang masih di bawah umur memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Riko menyebut pelaku pun pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia, Sleman. Bahkan pelaku terakhir kali berobat di RSK Grhasia pada bulan September 2019.

"Dari penyampaian pihak keluarga juga, saat ini (pelaku) dalam keadaan sakit dan masih kontrol berobat di Rumah Sakit (Jiwa) Grhasia. Terakhir berobat itu akhir September. (Kami) cek ke RS Grhasia ternyata memang benar pasien jiwa," ucap Riko.

Riko menerangkan saat ini pelaku tidak ditahan karena masih di bawah umur. Meskipun demikian Riko menjamin proses hukum akan terus dilakukan terhadap pelaku CB yang menusuk gurunya.

"Untuk anak pelaku tidak dilakukan penahanan karena ada permohonan atau penjaminan dari orang tuanya. Selain itu, statusnya (anak pelaku) masih sekolah juga," pungkas Riko.

Sebagaimana diberitakan, akibat tusukan dari sang murid di bagian perut, Wening sempat dilarikan ke RS UII dan dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito. Wening mengalami luka tusuk di perut hingga tembus ke usus dengan lebar 3 cm panjang 7 cm. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penusukan
  3. Gangguan Jiwa
  4. Bantul
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini