Pelaku Bongkar Makam di Tasikmalaya Pilih Nisan Secara Acak

Minggu, 10 November 2019 02:33 Reporter : Mochammad Iqbal
Pelaku Bongkar Makam di Tasikmalaya Pilih Nisan Secara Acak Makam di garut dibongkar. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Puluhan makan yang berada di tempat pemakaman umum Kampung Pakemitan II, Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya diduga dibongkar orang tidak dikenal (OTK). Makam yang dibongkar adalah bagian bawah nisan dengan lebar sekitar 10 centimeter dan kedalamannya 50 centimeter.

Anda Juanda (54), salah seorang petugas penggali kubur pemakaman menyebut bahwa awal mulanya makam tersebut diketahui dibongkar pada Jumat (8/11) pagi oleh warga. Warga kemudian melaporkan temuan tersebut dan saat dicek olehnya bersama rekan-rekannya, ditemukan 25 makam dalam kondisi terbuka di bagian bawah nisannya.

"Dugaan kita pembongkaran itu untuk mengambil bagian dalam tanah kuburan karena semua makam yang terbuka juga sama, namun memang acak," ujarnya, Sabtu (9/11).

Ia mengungkapkan bahwa kejadian tersebut sebetulnya bukan pertama kali terjadi karena sebelumnya, atau tepatnya beberapa pekan sebelum dilangsungkan pemilihan Kepala Desa serentak kejadian serupa juga sempat terjadi. "Saat itu ada lima makam dan ditemukannya juga Jumat pagi," ungkapnya.

Proses penggalian sendiri, diduga Anda memang dilakukan pada Kamis malam atau malam jumat. Dan para penggali tersebut menurutnya memang bertujuan untuk mengambil bagian dalam tanah kuburan, namun ia sendiri tidak mengetahui akan digunakan apa.

Setelah kejadian pembongkaran makam, disebutnya tidak ada penjagaan khusus yang dilakukan warga maupun keluarga. Namun dengan adanya kejadian tersebut, Anda mengaku sudah meminta warga dan juga keluarga agar kembali memperbaiki makam.

Sementara itu Babinsa Pakemitan pada Koramil 12-18 Cikatomas, Sertu Dwi Bakti menyebut bahwa aksi pembongkar makam dilakukan pada makam yang telah ditembok. Mereka menggali kuburan tepat dibawah batu nisan.

"Meski ada yang menggali tidak ada yang hilang, termasuk mayat atau tulangnya. Mereka menggali tanpa merapikan lagi. Temuan ini sudah dilaporkan kepada satuan atas," katanya. [rhm]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini