Pekerja Trans Kalimantan Ditemukan Tewas Tergantung di Kabel Sutet
Merdeka.com - Ahmad Chabib (24) tewas tergantung di kabel tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) akibat tersetrum, saat melakukan jumper atau penyambungan instalasi listrik di Jalan Trans Lintas Kalimantan Kilometer 25 Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulau Pisang, Kalimantan Tengah. setempat sekitar pukul 12.00 WIB, Sabtu (2/2).
"Saat ini kita masih mendalami kasus tersebut, apakah ada unsur tindak pidana, kelalaian atau lainnya," kata Kapolsek Kahayan Hilir Iptu Sugiharso di Pulang Pisau, Minggu (3/2). Dikutip dari Antara.
Sugiharso mengatakan, identitas korban adalah warga Jalan Umpang Bencak, Desa Pengkok RT 01 RW 4 Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Dari keterangan saksi dan pekerja di lapangan, korban awalnya membantu pekerjaan di bawah. Selanjutnya korban berinisiatif membantu untuk mengerjakan jumper di instalasi Sutet. Tidak disangka, di kabel induksi yang dikerjakannya tersebut masih terdapat aliran listrik. Tubuh korban langsung terlempar akibat tersetrum yang bertegangan tinggi tersebut.
Korban meninggal di tempat kejadian dengan posisi tergantung. Selain meminta keterangan dari para saksi, polisi juga mengamankan barang bukti baju kaos warna coklat, celana panjang jin, sepatu, body hornes atau sabuk pengaman, tali pinggang, baut jumper, STNK, dompet, dan uang Rp 524 ribu.
"Setelah tersengat listrik dan tewas, korban langsung dievakuasi oleh pekerja lainnya," kata Sugiharso.
Status dan standar keamanan yang digunakan korban, juga masih menjadi tanda tanya dari masyarakat setempat. Saat dievakuasi, korban hanya menggunakan kaos oblong dan celana jin berbeda dengan pekerja lain yang membantu evakuasi dengan menggunakan baju standar. Selain itu, korban juga tidak dilengkapi dengan sarung tangan pada pekerjaan yang memiliki risiko tinggi tersebut.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya