Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pedagang Tempe Mendadak Meninggal di Pasar, Warga Panik Tak Berani Mendekat

Pedagang Tempe Mendadak Meninggal di Pasar, Warga Panik Tak Berani Mendekat Pedagang Tempe Meninggal Mendadak di Pasar. ©2020 Merdeka.com/Muhammad Permana

Merdeka.com - Warga dan pedagang yang sedang beraktivitas di Pasar Kepatihan, Jember, dikejutkan oleh wafatnya pedagang tempe D yang biasa berjualan di pasar tersebut. D tiba-tiba meninggal saat sedang menjaga lapak dagangannya. Padahal, pria 61 tahun itu sebelumnya masih sempat bercengkrama.

Tak pelak, meninggalnya D yang secara mendadak itu membuat panik. Banyak warga tidak berani mendekat karena kekhawatiran akan pandemi Covid-19. Polisi yang mendapat laporan warga, langsung menuju ke lokasi dan mengevakuasi jenazah D. Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga membawa jenazah D ke kamar mayat RSD dr Soebandi.

"Kalau meninggalnya karena apa, kita harus menunggu hasil autopsi. Tapi kalau kita lihat dari fisik, itu dia meninggal karena dia terjatuh dan kepala terbentur ke paving jalan pasar," ujar Kapolsek Kaliwates, Jember Kompol Edy Sudarto saat dikonfirmasi merdeka.com, Minggu (27/7).

Berdasarkan pemeriksaan awal, Edy meyakini korban bukan meninggal karena Covid-19 sebagaimana kekhawatiran warga. Sebab, ditemukan luka memar di bagian kepala. "Bukanlah (kalau karena Covid-19), mungkin karena jantung atau apa, sehingga jatuh dan terkena kepala," lanjut Edy.

Berdasarkan pemeriksaan saksi, korban D baru datang dari kamar mandi sesaat sebelum kejadian. Korban berjualan tempe di emperan depan sebuah toko alat tulis. "Lalu jatuh tergeletak dan kemungkinan kepala bagian belakangnya terbentur lantai. Banyak warga yang melihat seperti itu," papar Edy.

Peristiwa meninggalnya D yang seolah mendadak itu cukup menyita perhatian karena terjadi saat pasar dalam kondisi ramai. Apalagi, titik tempat D meninggal berada di dekat areal parkir pasar.

"Sebelum meninggal, dia sempat bercanda dengan pedagang krupuk di sebelahnya. Lalu jatuh dalam posisi telentang dan kejang-kejang, kemudian meninggal dunia," papar Rahmat, tukang parkir yang menjadi saksi mata kejadian.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP