PDIP Dapat Posisi Ketua DPRD Malang Raya

Sabtu, 3 Agustus 2019 00:01 Reporter : Darmadi Sasongko
PDIP Dapat Posisi Ketua DPRD Malang Raya Kampanye PDIP. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Ketua DPRD Malang Raya yang meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu jatuh ke PDI Perjuangan. Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu berhasil mengungguli partai-partai lain dalam Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019.

PDIP Kabupaten Malang mengantongi 12 kursi atau setara dengan 330.977 suara. Jumlah suara tersebut sedikit di atas PKB dengan suara 290.045 suara, kendati juga mendapatkan 12 kursi dari 50 kursi yang diperebutkan.

"Kalau di PDIP itu tahapannya adalah harus menjalankan peraturan partai nomor 7 tahun 2019. Rapat DPC mengusulkan KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara), tiga nama, nanti diserahkan ke DPP. Nanti DPP yang melakukan seleksi usulan tersebut," kata Didik Gatot Subroto, Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Jumat (2/8).

Namun ditegaskan oleh Didik, hingga saat ini pihaknya masih menunggu surat dari DPP untuk menyiapkan nama-nama yang diusulkan. Rapat tersebut akan disiapkan sesuai dengan instruksi partai.

Sementara Ketua DPC PDIP Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika mengatakan akan memetakan sumber daya kader guna memenuhi kebutuhan unsur pimpinan baik untuk fraksi atau komisi di DPRD Kota Malang. PDIP Kota Malang juga mengantongi 99.555 suara setara dengan 12 kursi dari 45 kursi yang diperebutkan.

"Kita menyiapkan itu, tinggal menunggu persetujuan DPP dan DPD terkait posisi di alat kelengkapan dewan. Kita punya 12, kita akan tersebar di seluruh posisi," jelasnya.

Namun terkait rekomendasi Ketua DPRD hingga saat ini memang belum dilakukan pembahasan. Semua nantinya akan dibahas sesuai dengan instruksi partai.

"Dilantik saja belum. Pokoknya nanti kita siapkan semua," tegas Made.

PDIP Kota Batu juga menempati posisi teratas dengan perolehan 6 kursi dari 30 kursi yang diperebutkan. PDIP juga berhak atas Ketua DPRD.

Sementara Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi mengatakan sudah mulai dilakukan identifikasi untuk para calon Ketua DPRD Kabupaten dan Kota yang dimenangi PDIP. Sesuai ketentuan, para calon nantinya harus mendapatkan rekomendasi dari DPP sebelum ditetapkan atau dilantik.

"Saat ini Pak Sekjen sudah memerintahkan kami, siapa yang pantas sebagai pimpinan dewan di masing-masing Kabupaten/ Kota di mana PDI Perjuangan yang mendapatkan jatah pimpinan dewannya," kata Kusnadi, Ketua DPD PDIP Jawa Timur.

Nama yang diusulkan minimal sebanyak 3 orang. Selanjutnya akan dilakukan dites oleh DPP, termasuk tes psikologi dan dikompilasikan selama menjadi pengurus partai.

"Ada ketentuan DPP yang boleh dicalonkan mereka yang sudah menjadi Anggota Dewan. Dulunya pernah menjadi anggota Dewan, minimal dua kali dengan yang akan datang. Yang belum ya nggak boleh, karena memang mereka belum paham dengan mekanisme kedewanan," jelasnya.

Begitupun bagi yang sudah dua kali menjadi Ketua Dewan jangan diajukan kembali. Karena nanti proses regenerasi partai tidak akan berjalan.

"Ini ada problem sendiri yang Kota Malang, ada kedaruratan. Kalau yang Kota Malang memang karena persoalan (KPK) kemarin," tegasnya.

Pembahasan Calon Ketua DPRD akan dibahas setelah Kongres PDIP di Bali yang bakal digelar 8-11 Agustus mendatang. [eko]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini