PDIP Dapat Jatah Kursi Pimpinan AKD DPRD DKI Jakarta Terbanyak

Senin, 21 Oktober 2019 18:47 Reporter : Hari Ariyanti
PDIP Dapat Jatah Kursi Pimpinan AKD DPRD DKI Jakarta Terbanyak Rapat paripurna DPRD. ©2019 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna pengumuman pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) periode 2019-2024, Senin (21/10). Dari 15 kursi AKD, PDIP mendapat jatah terbanyak yaitu empat kursi pimpinan.

AKD DPRD DKI Jakarta terdiri dari lima komisi dan empat badan. Setiap komisi diisi tiga kursi pimpinan yaitu ketua, wakil ketua dan sekretaris. Sementara badan diisi ketua dan wakil ketua.

Kelima komisi tersebut yakni Komisi A bidang pemerintahan, Komisi B bidang perekonomian, Komisi C bidang keuangan, Komisi D bidang pembangunan, dan Komisi E bidang kesejahteraan rakyat (kesra). Ada empat badan, yaitu badan anggaran, badan kehormatan, badan musyawarah dan badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda).

PDIP mendapat kursi Sekretaris Komisi B yang diisi Pandapotan Sinaga, Wakil Ketua Komisi C Rasyidi, Ketua Komisi D Ida Mahmudah, dan Ketua Bapemperda Pantas Nainggolan. Sementara itu Partai Gerindra mendapat kursi tiga pimpinan AKD yaitu Wakil Ketua Komisi A Inggard Josua, Sekretaris Komisi D Syarif, dan Ketua Komisi E Iman Satria. Selanjutnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga mendapat jatah tiga kursi pimpinan AKD yaitu Sekretaris Komisi A Dany Anwar, Ketua Komisi B Abdul Aziz dan Wakil Ketua Bapemperda Dedi Supriado.

Sementara PAN dan Demokrat mendapat dua jatah kursi pimpinan dan selebihnya partai lainnya yaitu PSI, Golkar, NasDem, gabungan Fraksi PKB-PPP masing-masing mendapat satu jatah kursi pimpinan.

"AKD dibantu sekretariat DPRD, membutuhkan susunan serta tugas-tugas kewenangan DPRD yang diatur sesuai aturan pasal 31 ayat 5 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota," jelas Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Sementara itu Prasetyo mengatakan pimpinan dua badan yaitu Badan Anggaran dan Badan Musyawarah diisi pimpinan dewan. Setelah penetapan pimpinan AKD, DPRD akan mulai membahas RAPBD DKI Jakarta 2020 dan ditargetkan bisa rampung akhir November mendatang.

Berikut susunan pimpinan komisi dan badan DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024:

Komisi A

Ketua: Mujiono (Fraksi Demokrat)

Wakil Ketua: Inggard Josua (Fraksi Gerindra)

Sekretaris: Dany Anwar (Fraksi PKS)

Komisi B

Ketua: Abdul Aziz (Fraksi PKS)

Wakil Ketua: Taufik Azhar (Fraksi Golkar)

Sekretaris: Pandapotan Sinaga (Fraksi PDIP)

Komisi C

Ketua: Habib Muhammad Bin Salim Alatas (Fraksi PAN)

Wakil Ketua: Rasyidi (Fraksi PDIP)

Sekretaris: Yusuf (Fraksi PKB-PPP)

Komisi D

Ketua: Ida Mahmudah (Fraksi PDIP)

Wakil ketua: Nova Harivan Paloh (Fraksi NasDem)

Sekretaris: Syarif (Fraksi Partai Gerindra)

Komisi E

Ketua: Iman Satria (Fraksi Partai Gerindra)

Wakil Ketua: Anggara Wicitra Sastroamidjojo (Fraksi PSI)

Sekretaris: Johny Simanjuntak (Fraksi PDIP)

Badan Pembentukan Peraturan Daerah

Ketua: Pantas Nainggolan (Fraksi PDIP)

Wakil Ketua: Dedi Supriado (Fraksi PKS)

Badan Kehormatan:

Ketua: Achmad Nawawi (Fraksi Demokrat)

Wakil Ketua: Oman Rohman Rakinda (Fraksi PAN)

Banggar dan Badam Musyawarah

Empat pimpinan dewan. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini