Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasien sakit jiwa gantung diri di RSHS Bandung

Pasien sakit jiwa gantung diri di RSHS Bandung Ilustrasi Bunuh Diri. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Asep Jamaludin (28) menghabisi nyawanya sendiri dengan cara gantung diri. Pasien rumah sakit jiwa ini ditemukan tak bernyawa Kamis (10/7) pukul 15.00 WIB di Ruang Rawat Inap Adelium Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Kanit Reskrim Polsekta Sukajadi, AKP Achmad Gunawan menduga aksi nekat Asep dilakukan karena depresi. "Dugaan sementara karena depresi sehingga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri," katanya, Kamis (10/6).

Asep dirawat di rumah sakit pelat merah tersebut sejak 26 Juni 2014 lalu karena penyakit gangguan jiwa. Sebelum dirawat, warga Citanjung Sindang Kerta, Kabupaten Bandung Barat ini melakukan rawat jalan.

Lantaran kondisi tak membaik Asep diharuskan menjalani proses rawat inap. "Sebelumnya sering kontrol ke Poliklinik Psikiater RSHS, dan selalu di kasih obat Carbamazepin untuk satu bulan," terangnya.

Sebelum aksi bunuh diri, menurut dia, Asep sempat juga akan meminum obat Carbamazepin secara berlebih. "Beruntung masih bisa terselamatkan yang terakhir ini lepas dari pengawasan keluarga," ujarnya. Akhirnya nyawa Asep benar-benar tidak tertolong setelah siang tadi menghabisi nyawa dengan cara gantung diri.

Pihak kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan kepada beberapa orang saksi termasuk pihak RSHS Bandung. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP