Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Para pimpinan agama ingin Pilkada serentak berjalan damai

Para pimpinan agama ingin Pilkada serentak berjalan damai Ilustrasi Pilkada. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua PBNU Marsudi Syuhud mengatakan para pimpinan tokoh agama di Indonesia menginginkan suasana bangsa Indonesia tetap damai, aman, tertib meskipun akan digelar Pilkada serentak 2017. Menurut dia, bukan hanya DKI, seruannya untuk bangsa Indonesia.

"Kita sepakati bersama melaksanakan demokrasi secara baik dan berakhlak serta dalam kondisi apapun kita tetap tenang, aman, damai dan nyaman," kata Marsudi, Kamis (27/10).

‎Maka dari itu, Marsudi meminta kepada masyarakat untuk tidak mudah terpancing dan terprovokasi dengan berbagai isu negatif yang beredar di media sosial yang belum diketahui kebenarannya. Sehingga, perlu ditabayunkan (klarifikasi) kepada pihak yang berwajib.

"Karena kadang apa saja yang ada di media sosial belum sama dengan maksud yang sesungguhnya," ujarnya.

Di samping itu, Marsudi mengapresiasi kedewasaan umat Islam yang telah melakukan unjuk rasa kemarin secara damai, aman dan tertib meskipun jumlah massanya cukup banyak namun tetap kondusif.

"Demo ya dimana saja hak warga Indonesia, itu menyampaikan pikiran dan pendapatnya.‎ Yang kita harapkan, apa saja yang disampaikan yang penting baik, aman, sopan dan santun karena kita di negara demokrasi.‎ ‎Kedepankan kepentingan umum demi republik yang kita cintai ini," jelas dia.

Sementara Sekjen PGI (Persekutuan Gereja Indonesia), Pendeta Komar Gultom meminta kepada para tokoh agama tidak menjadikan agama sebagai alat kepentingan sesaat hanya 5 tahunan sehingga mengorbankan kepentingan panjang yang lebih besar.

"Kami imbau tokoh agama dan peserta pilkada untuk tidak campur adukkan apalagi mengurangi nilai agama demi kepentingan sesaat. Komitmen kolektif kita bangun bangsa ini, kita sama-sama jaga keutuhan NKRI," kata Gultom.

Sedangkan Sekjen Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Antonius Subianto meminta kepada pemerintah dan tokoh agama untuk tetap netral sehingga tercipta suasana perdamaian. Karena menurut dia, apabila semua diawali dengan proses yang baik tentu hasilnya akan baik.

"Sebagai tokoh agama jadilah promotor perdamaian. Saya kira pilkada dimana pun siapa pun yang mengikutinya akan berjalan dengan baik, mudah-mudahan sesuai harapan kita yang baik benar, saleh perjuangan rakyat demi kebhinnekaan," jelas Antonius.‎ (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP