PAP, seorang dokter residen PPDS Anestesi Fakultas Kedokteran Unpad di-dropout (DO) dari kampusnya. PAP terlibat kasus pemerkosaan anak dari pasien yang sedang menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin Bandung.
"Penindakan tegas sudah dilakukan oleh Unpad dengan memberhentikan yang bersangkutan dari program PPDS," dalam keterengan pers yang diterima wartawan, Rabu (9/4).
Kabar pemerkosaan yang dilakukan Priguna Anugerah Pratama saat menjalani dokter residen mengagetkan banyak pihak. Apalagi dalam sejumlah penelusuran dia terbilang baru setahun terakhir menjadi mahasiswa PPDS Fakultas Kedokteran Unpad. Sebelumnya, PAP adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha.
Tindakan PAP juga sangat disayangkan. Sebab, banyak orang yang ingin masuk kampus dan fakultas bergengsi tersebut tetapi tak memiliki kesempatan yang sama. Tetapi PAP malah menyia-nyiakan perjuangannya menjadi dokter spesialis dengan kasus asusila.
Dalam sejumlah penelusuran, mengacu data QS WUR by Subject 2024, Fakultas Kedokteran Unpad termasuk dalam lima universitas dengan program studi kedokteran terbaik. Selain Unpad, ada UI, Unair, UGM dan Unhas.
Advertisement
Lalu Berapakah Uang Kuliah PPDS Unpad?
Mengutip https://ppid.unpad.ac.id/, uang kuliah tunggal (UKT) untuk mahasiswa S1 Kedokteran tahun akademik 2023/2024, bergantung jalurnya. Untuk jalur SMUP atau jalur mandiri per semester Rp20.500.000 per semester. Sementara untuk iuran pengembangan institusi (IPI) minimal Rp195.000.000.
Sedangkan biaya penyelenggaraan pendidikan (BPP) dan iuran pengembangan institusi (IPI) minimal untuk mahasiswa program spesialis Fakultas Kedokteran berbeda-beda. Tergantung pada spesialis apa yang diambil mahasiswa tersebut.
- Ilmu Bedah: BPP per semester Rp26 juta, IPI Rp30 juta
- Ilmu Bedah Syaraf: BPP per semester Rp26 juta, IPI Rp30 juta
- Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan: BPP per semester Rp26 juta, IPI Rp30 juta
- Ilmu Bedah Ortopedi: BPP per semester Rp26 juta, IPI Rp30 juta
- Ilmu Bedah Urologi: BPP per semester Rp26 juta, IPI Rp30 juta
- Ilmu Bedah Anak: BPP per semester Rp26 juta, IPI Rp25 juta
- Bedah Plastik: BPP per semester Rp26 juta, IPI Rp25 juta
- Ilmu Kesehatan Anak: BPP per semester Rp21 juta, IPI Rp25 juta
- Ilmu Penyakit Dalam: BPP per semester Rp21 juta, IPI Rp25 juta
- Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin: BPP per semester Rp21 juta, IPI Rp25 juta
- Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah: BPP per semester Rp21 juta, IPI Rp25 juta
- Ilmu Penyakit Mata: BPP per semester Rp21 juta, IPI Rp22,5 juta
- Ilmu Penyakit THT KL: BPP per semester Rp21 juta, IPI Rp22,5 juta
- Ilmu Anestesiologi dan Terapi Intensif: BPP per semester Rp21 juta, IPI Rp22,5 juta
- Ilmu Patologi Klinik: BPP per semester Rp17 juta, IPI Rp22,5 juta
- Radiologi: BPP per semester Rp17 juta, IPI Rp22,5 juta
- Psikiatri: BPP per semester Rp17 juta, IPI Rp15 juta
- Ilmu Penyakit Saraf: BPP per semester Rp17 juta, IPI Rp15 juta
- Ilmu Kedokteran Forensik: BPP per semester Rp15 juta, IPI Rp10 juta
- Ilmu Patologi Anatomi: BPP per semester Rp15 juta, IPI Rp15 juta
- Ilmu Kedokteran Nuklir: BPP per semester Rp15 juta, IPI Rp15 juta
- Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi: BPP per semester Rp15 juta, IPI Rp15 juta
- Kedokteran Keluarga Layanan Primer: BPP per semester Rp16 juta
Selain itu, semua program studi pendidikan spesialis harus mengikuti program adaptasi dengan biaya BPP 2xUKT PPDS tujuan, sementara biaya IPI minimal Rp50 juta
Di beberapa keilmuan dalam fakultas Kedokteran Unpad juga memiliki program subspesialis. Di antaranya, ilmu kebidanan, ilmu anastesiologi dan terapi intensif, ilmu penyakit dalam, ilmu kesehatan anak dan ilmu bedah.
Khusus untuk ilmu anastesiologi dan terapi intensif pada program subspesialis, BPP yang harus dibayarkan persemeter :
-Reguler: Rp27 juta
-Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL): Rp27 juta
-Adaptas: Rp37 juta
Sedangkan untuk IPI minimal pada ilmu anastesiologi dan terapi intensif pada program subspesialis
-Reguler: Rp20 juta
-Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL): Rp20 juta
-Adaptas: Rp37 juta
Advertisement
Persyaratan Pendaftaran PPDS
Mengutip https://smup.unpad.ac.id/ ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon mahasiswa PPDS Unpad (terupdat 1 April 2024), di antaranya:
- Ijazah dan transkrip Asli Sarjana Kedokteran
- Ijazah dan transkrip Asli Profesi
- Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter dari - Konsil Kedokteran Indonesia yang masih berlaku
- Surat Ijin Praktek (SIP) Dokter Umum terakhir (yang masih berlaku)
- Surat Keterangan dari pimpinan institusi bahwa pelamar telah melaksanakan Internship dan telah bekerja di Institusi Pelayanan Kesehatan (Rumah Sakit Pemerintah atau Swasta, maupun Klinik) selama 1 (satu) tahun sejak diterbitkannya Surat Ijin Praktek (SIP) Dokter Umum.
- Surat rekomendasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setempat yang menyatakan aktif keanggotaan dan tidak pernah melakukan malpraktek atau melakukan pelanggaran kode etik kedokteran.
- Mengikuti Asesmen Psikologi Online yang diselenggarakan di Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad), dan menjalani asesmen sebelum jadwal wawancara di Prodi. Pendaftaran dapat dilakukan melalui https://pipunpad.id/announcement/APO-PPDS-Unpad