Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pantau di udara, Wakapolda Sumsel kaget puluhan hektar hutan gundul

Pantau di udara, Wakapolda Sumsel kaget puluhan hektar hutan gundul Ilustrasi penggundulan hutan. ©2013 Softpedia.com

Merdeka.com - Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Syaiful Zachri dibuat kaget menyaksikan puluhan hektar hutan lindung rusak parah. Temuan itu berdasarkan hasil pantauan udara yang dilakukannya di kawasan hutan lindung Bayung Lencir Musi Banyuasin, Sumsel, Rabu (11/3).

Dikatakan, pihaknya sengaja menyisir kondisi hutan lindung secara langsung menggunakan helikopter setelah mendapat laporan banyaknya illegal logging di daerah itu. Hasilnya, sangat mencengangkan. Puluhan hektar hutan yang seharusnya tidak boleh ditebang menjadi rusak bahkan sudah gundul.

"Pengamatan dari udara, banyak sekali hutan lindung yang gundul, sudah rusak. Mungkin ada puluhan hektar," ungkap Syaiful, Rabu (11/3).

Diduga, usai melakukan penebangan para pelaku illegal logging membuat jalur-jalur di darat dan dibawa dengan menggunakan kapal melalui jalur sungai yang berada di kawasan hutan tersebut.

"Jaraknya sangat jauh dari pemukiman penduduk. Perjalanan darat bisa ditempuh dengan waktu empat jam lebih. Mereka leluasa merambah hutan," kata dia.

Dia memperkirakan, masih banyak lagi hutan lindung di Sumsel yang kondisinya bernasib sama. Sebab, sejauh ini baru kawasan Bayung Lincir yang dipantau secara langsung. "Akan kita sisir lagi hutan-hutan lain," kata dia.

Ditegaskannya, polisi akan berupaya menangkap perambah liar hutan lindung dengan menurunkan personel yang masuk dalam tim kejar. Tim ini berasal dari Dinas Kehutanan dan unsur TNI. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita dapat mengungkap para pelaku," pungkasnya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP