Paman di Bantul Tega Cabuli Keponakannya Sejak 2016

Sabtu, 1 Februari 2020 12:24 Reporter : Purnomo Edi
Paman di Bantul Tega Cabuli Keponakannya Sejak 2016 Ilustrasi borgol. shutterstock

Merdeka.com - EN (40) warga Pajangan, Kabupaten Bantul dibekuk polisi karena tega mencabuli keponakannya sendiri. Pencabulan yang dilakukan EN kepada keponakannya sudah berlangsung sejak bertahun-tahun lamanya.

Kapolsek Pajangan, AKP Sri Basariah menerangkan EN dibekuk usai ada laporan dari pihak keluarga pada Kamis (30/1). EN dilaporkan melakukan perbuatan asusila kepada keponakannya sendiri.

"Begitu dapat laporan pelaku langsung kita bekuk di rumahnya," ujar Sri saat dihubungi, Sabtu (1/2).

Sri menerangkan dari pengakuan pelaku, pencabulan sudah dilakukan sejak tahun 2016 yang lalu. Saat itu korban masih duduk dibangku SD kelas 6.

"Dari pengakuan korban, sudah lebih dari lima kali dan itu dilakukan pelaku sejak 2016 lalu. Terakhir dilakukan pada Desember 2019 lalu saat rumah korban dalam kondisi sepi," terang Sri.

Sri menerangkan perbuatan bejat EN ini dilakukan di rumahnya saat istri EN sedang keluar rumah. Selain itu EN pernah pula mencabuli korban di rumah korban maupun di rumah keluarga besar.

"Modusnya pelaku memaksa korban. Setelah memaksa dan mencabuli korban, pelaku ini memberi uang Rp50 ribu sampai Rp100 ribu agar korban tutup mulut. Tapi oleh korban uang itu tidak pernah diterima," tegas Sri.

Sri menerangkan korban baru berani melaporkan pencabulan yang dialami pada Januari 2020 karena merasa takut dengan ancaman yang dikeluarkan oleh pelaku jika menceritakan ke orang lain.

"Pelaku akan kita jerat dengan Pasal 289 KUHP tentang pemaksaan melakukan perbuatan cabul dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Pelaku juga akan diancam dengan Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014," tutup Sri. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini