Pakar Farmasi UI Terbitkan Buku Komprehensif Atasi Obesitas, Jadi Rujukan Ilmiah dan Panduan Praktis

Profesor Anton Bahtiar dan Tri Wahyuni dari Farmasi UI meluncurkan **buku obesitas** yang komprehensif, membahas dari aspek biologi hingga terapi modern, diharapkan menjadi rujukan penting.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pakar Farmasi UI Terbitkan Buku Komprehensif Atasi Obesitas, Jadi Rujukan Ilmiah dan Panduan Praktis
Profesor Anton Bahtiar dan Tri Wahyuni dari Farmasi UI meluncurkan **buku obesitas** yang komprehensif, membahas dari aspek biologi hingga terapi modern, diharapkan menjadi rujukan penting. (AntaraNews)

Pakar dari Fakultas Farmasi (FF) Universitas Indonesia (UI), Prof. Anton Bahtiar dan Tri Wahyuni, telah menerbitkan sebuah buku penting. Karya ilmiah ini membahas obesitas secara komprehensif, mulai dari aspek biologi hingga terapi modern berbasis bukti. Buku ini resmi diterbitkan pada tahun 2025 oleh UI Publishing.

Penerbitan buku ini didasari kepedulian mendalam terhadap peningkatan angka obesitas di masyarakat. Selain itu, buku ini juga bertujuan untuk meluruskan berbagai kesalahpahaman yang sering berkembang mengenai kondisi medis ini. Prof. Anton Bahtiar berharap buku ini dapat menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan praktik nyata di lapangan.

Buku ini diharapkan dapat membantu pembaca memahami obesitas secara lebih utuh. Tidak hanya dari angka timbangan, tetapi juga dari aspek biologis, psikologis, dan sosial yang memengaruhinya. Ini menjadikannya rujukan ilmiah sekaligus panduan praktis untuk penanganan obesitas yang lebih tepat.

Pendekatan Komprehensif Obesitas dari Pakar Farmasi UI

Prof. Anton Bahtiar menegaskan bahwa buku ini lahir dari kepedulian terhadap meningkatnya angka obesitas. Buku ini juga hadir untuk mengikis berbagai kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat luas. Ia berharap karyanya dapat menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan praktik nyata di lapangan.

“Saya berharap buku ini dapat membantu pembaca memahami obesitas secara lebih utuh,” kata Prof. Anton. Ia menambahkan bahwa pemahaman harus mencakup aspek biologis, psikologis, hingga sosial, bukan hanya angka di timbangan.

Buku ini diharapkan menjadi rujukan ilmiah yang solid. Selain itu, buku ini juga berfungsi sebagai panduan praktis yang mendorong penanganan obesitas secara lebih tepat. Pendekatan komprehensif dan berdampak bagi masyarakat menjadi tujuan utamanya.

Kontribusi Pengembangan Ilmu Kefarmasian dan Kesadaran Publik

Dekan Fakultas Farmasi UI, Prof. Silvia Surini, menyambut baik penerbitan buku ini. Beliau menyatakan bahwa karya ilmiah ini adalah bukti nyata kontribusi dosen fakultas dalam pengembangan ilmu kefarmasian. Ini juga merupakan upaya kolektif menghadapi obesitas sebagai masalah kesehatan global.

Prof. Silvia Surini sangat berharap kehadiran buku ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat. Kesadaran ini penting mengenai bahaya obesitas dan dampaknya.

Dengan kesadaran yang meningkat, upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan lebih dini. Hal ini diharapkan dapat menekan risiko penyakit kronis di masa depan.

Memahami Kompleksitas Obesitas dan Faktor Pemicunya

Buku ini secara tegas menyatakan bahwa obesitas bukan sekadar persoalan berat badan berlebih. Obesitas adalah kondisi medis kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Faktor-faktor tersebut meliputi ketidakseimbangan energi, regulasi hormon seperti leptin, ghrelin, dan insulin. Selain itu, faktor genetik, pola makan modern, serta kurangnya aktivitas fisik juga berperan penting.

Aspek psikologis dan lingkungan obesogenik juga diulas mendalam dalam buku ini. Ini menunjukkan bahwa penanganan obesitas memerlukan pendekatan yang multidimensional.

Strategi Pencegahan dan Dampak Kesehatan Jangka Panjang

Pencegahan obesitas harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan. Strategi yang dianjurkan meliputi pola makan seimbang dan peningkatan aktivitas fisik secara teratur.

Manajemen stres yang efektif juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan. Edukasi kesehatan berkelanjutan sangat diperlukan untuk membentuk gaya hidup sehat di masyarakat.

Perubahan gaya hidup sehat adalah langkah paling efektif untuk menurunkan risiko obesitas. Ini juga penting untuk mengurangi risiko penyakit yang menyertainya.

Dampak kesehatan dari obesitas sangat luas dan dapat memengaruhi hampir seluruh sistem organ tubuh. Kondisi ini meningkatkan risiko berbagai penyakit serius seperti Diabetes Melitus Tipe 2, penyakit jantung, hipertensi, gangguan pernapasan, hingga beberapa jenis kanker.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi