"Pak Wali Kota Jambi Tolong, Kami Sudah Capek Sekolah Kebanjiran"

Seperti diketahui, pasangan Maulana dan Diza Hazrin ditetapkan sebagai wali kota dan wakil wali kota Jambi terpilih periode 2024-2029.

Hidayat
Oleh Hidayat - Reporter
"Pak Wali Kota Jambi Tolong, Kami Sudah Capek Sekolah Kebanjiran"
SDN 98 Jambi kebanjiran (merdeka)

Hujan yang mengguyur Kota Jambi dalam beberapa waktu terakhir membuat Sekolah Dasar Negeri 98 di Jalan Pangeran Hidayat, Kota Baru, Jambi, kebanjiran. Siswa berharap setelah pelantikan wali kota Jambi yang baru, jeritan mereka didengar.

Seperti diketahui, pasangan Maulana dan Diza Hazrin ditetapkan sebagai wali kota dan wakil wali kota Jambi terpilih periode 2024-2029.

Maulana, salah seorang siswa SDN 98 mengatakan dirinya berharap ada perhatian dari wali kota Jambi yang segera dilantik pada sekolah mereka. Mereka mengaku sudah lelah kerap kebanjiran saat musim hujan tiba.

"Pak wali Kota Jambi kami minta tolong untuk bantuan ke SDN 98 Kota Jambi. Sudah capek sekolah kami kebanjiran," katanya, pada Rabu (19/02).

Kemarin, katanya, ketinggian air di sekolah mereka mencapai betis orang dewas. Meski hari ini sudah surut, mereka tetap berharap kondisi ini tak terus terulang.

"SD kami banjir pak wali kota, ruangan kelas kami terendam. Tadi setinggi betis kami sekarang sudah surut kami bersihkan,"ujarnya.

Maulana meyakini banjir yang merendam sekolah mereka dampak keberadaan jembatan di sekitar lokasi.

"Pak wali bantu benahi jembatan kecil dekat sekolah kami. Karena akibat jembatan itu air di sana masuk ke sekolahan kami," tutupnya.

SDN 98 Kota Jambi
SDN 98 Kota Jambi, merdeka

Sementara itu, Wali kelas SDN 98 Kota Jambi, Rima mengatakan bahwa Sekolah Dasar Negeri 98 Kota Jambi sudah dua kali mengalami kebanjiran sehingga anak-anak di rumah kan.

"Ia kami sudah dua kali mengalami kebanjiran, itu pada sabtu kemarin kebanjiran dan saat ini banjir lagi,"katanya, pada Rabu (19/02).

Menurut dia, jika hujan intensitas yang tinggi dan lama membuat sekolah ini kebanjiran sehingga anak belajar di rumah.

"Saat ini dari kelas 1 sampai kelas 6 diliburkan, ada 13 ruang belajar banjir," jelasnya.

Menurutnya, banjir yang terjadi karena dari drainase aliran sungai yang dekat sekolah mengalami penyempitan.

"Setiap hujan intensitas tinggi banjir SDN 98 Kota Jambi. Kami harap sekolah ini bisa ditinggikan," tutupnya.

Rekomendasi