Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pabrik pupuk palsu di Sukoharjo baru beroperasi 3 bulan digerebek

Pabrik pupuk palsu di Sukoharjo baru beroperasi 3 bulan digerebek Ilustrasi Pekerja Pabrik. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebuah pabrik pupuk ilegal atau palsu yang berada di Dukuh Sidomulyo, Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, digerebek Ditkrimsus Polda Jawa Tengah. Sejumlah barang bukti berhasil diamankan, di antaranya dua truk, 13 ton pupuk palsu beserta peralatan produksi.

Komandan Koramil Gatak, Sukoharjo, Kapten Inf Suroso membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa penggerebekan dilakukan petugas kemarin.

"Kami mendampingi Ditkrimsus Polda Jateng beserta tim kemarin siang hingga sore. Mereka menggerebek sebuah gudang yang digunakan untuk memproduksi pupuk palsu. Barang bukti dibawa, tapi pemilik pabrik tidak berada di tempat," ujar Suroso, Rabu (8/2).

Suroso menceritakan, saat penggerebekan dilakukan, sejumlah pekerja masih beraktifitas mencampur beberapa bahan pupuk organik yang diduga palsu.

"Bahan yang dicampur pupuk NKCL palsu, garam grosok, dolomit, kalium dan pewarna makanan. Per sak pupuk dijual dengan harga Rp 95 ribu.

Sementara bahan baku didatangkan khusus dari daerah Pati oleh pemilik pabrik. Pabrik tersebut, lanjut Suroso memproduksi pupuk organik bermerek Cllotran, New Seven Trans dan Fitran dan sudah memproduksi pupuk organik jenis NKCL sejak tiga bulan yang lalu.

"Baru beroperasi sekitar tiga bulan dan pemilik pabrik bernama Nano berasal dari Pati. Katanya dia baru sekali datang ke gudang. Produksinya per tiga hari bisa mencapai delapan ton atau tergantung permintaan konsumen," pungkasnya. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP