Operasi Yustisi, 300 Kendaraan Menuju Bandung Diputarbalik
Merdeka.com - Di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat yang menjadi salah satu destinasi wisatawan cenderung tidak terlalu ramai saat libur Tahun Baru Imlek tahun ini. Arus lalu lintas dari arah Kota Bandung lancar nyaris tanpa antrean, begitu pula di sejumlah titik destinasi wisata.
"Untuk pantauan lalu lintas di libur Imlek ini memang ada sedikit peningkatan volume kendaraan, sekitar 10 persen (dibanding hari biasa). Tapi tidak menimbulkan antrean," kata Kasatlantas Polres Cimahi AKP Susanti Samaniah, Jumat (12/2).
"Kendaraan yang lalu lalang masih didominasi oleh kendaraan Bandung Raya. Kondisi ini dalam beberapa hari ke depan kemungkinan masih sama, tidak ada lonjakan signifikan," terang dia.
Sementara itu, di tempat terpisah, 300 kendaraan menuju Kabupaten Bandung diputarbalik dalam operasi yustisi stasioner di masa libur panjang pertama pekan ini. Para pengendara ini tidak bisa menunjukan dokumen keterangan bebas Covid-19 atau hasil tes.
Satuan Lalu Lintas (satlantas) Polresta Bandung membuat tiga titik pos penyekatan di wilayah Kabupaten Bandung yang menjadi titik masuk pengendara dari luar kota. Yakni di Simpang 4 Tol Soreang, Pos Lantas Cileunyi dan Pos Lantas Simpang 3 Kersen Bojongsoang.
Kasat Lantas Polresta Bandung, Kompol Erik Bangun Prakasa menyatakan penyekatan tersebut dilakukan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di wilayah hukum Polresta Bandung.
"Di tiga titik penyekatan, jumlah kendaraan yang diputar balikan ada 300 kendaraan," Kata Erik melalui pesan singkat.
“Yang diputarbalikan itu pengendara yang datang dari luar Kabupaten Bandung atau Kota Bandung karena tidak bisa nenunjukan hasil RT-PCR atau rapid test antigen,” terang dia.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menyatakan pihak di tiga pos itu diselenggarakan rapid tes antigen untuk sekitar 100 orang. “Tes di tiga lokasi, alhamdulilah semuanya non reaktif," ucap dia.
PPKM Mikro dan operasi yustisi saat libur panjang tahun baru imlek merupakan upaya agar tidak terjadi penambahan kasus Covid-19. Pihak kepolisian akan lebih memperketat pengawasan protokol kesehatan kepada pengendara.
"Kalau memang memaksa ingin berlibur, mereka harus bisa menunjukan hasil swab, kalau tidak mau di swab kami sudah sediakan gratis, masih tidak mau juga silahkan putar balik," pungkas Erdi.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya