Ojek online vs angkot Bogor bentrok lagi, ratusan polisi dikerahkan

Bentrokan terjadi di Terminal Laladon, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Ratusan personel gabungan dari Polri dan TNI dikerahkan untuk mengamankan lokasi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ojek online vs angkot Bogor bentrok lagi, ratusan polisi dikerahkan
Ilustrasi Bentrokan. ©2014 Merdeka.com

Sejumlah ojek online dan sopir angkutan umum (angkot) kembali terlibat bentrok di Terminal Laladon, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Rabu (22/3). Ratusan personel gabungan dari Polisi dan TNI dikerahkan untuk mengamankan."Kondisinya kalau Kapolres Bogor dengan Kapolresta Bogor juga ada Dandim kemudian pasukan serta dari Koramil sudah ada di TKP," ujar Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena saat dihubungi merdeka.com.Belum diketahui apakah ada korban maupun kerusakan dalam peristiwa tersebut. Hingga kini petugas gabungan masih melakukan pengamanan."Untuk kerugian, luka atau kerusakan belum diketahui, karena masih pengamanan," lanjutnya.Berdasarkan informasi yang dihimpun, bentrokan kali ini diduga berawal saat rombongan pengemudi ojek online menjenguk rekan yang diduga korban penganiayaan. Iring-iringan pengemudi ojek online dikawal polisi kemudian menuju Balai Kota untuk menemui Wali Kota Bima Arya Sugiarto guna membahas seputar operasional ojek online. Namun saat tiba di Terminal Laladon, rombongan diduga diserang sopir angkot hingga terjadi bentrokan.

Sebelumnya, bentrokan antara sopir angkot dengan pengemudi ojek online terjadi Senin (20/3). Peristiwa ini pecah dipicu kesalahpahaman, terkait kecelakaan yang melibatkan pengemudi GO-JEK dengan angkot.

Rekomendasi