NTB Jajaki 3.000 Peluang Kerja Uni Emirat Arab: Skema Zero Cost dan Fasilitas Lengkap Menanti

Nusa Tenggara Barat (NTB) membuka 3.000 peluang kerja Uni Emirat Arab dengan skema zero cost. Simak bagaimana ribuan anak muda NTB bisa meraih masa depan di sana!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
NTB Jajaki 3.000 Peluang Kerja Uni Emirat Arab: Skema Zero Cost dan Fasilitas Lengkap Menanti
Nusa Tenggara Barat (NTB) membuka 3.000 peluang kerja Uni Emirat Arab dengan skema zero cost. Simak bagaimana ribuan anak muda NTB bisa meraih masa depan di sana! (Merdeka.com)

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah serius menjajaki peluang besar di Uni Emirat Arab (UEA), dengan target 3.000 lowongan pekerjaan tersedia bagi tenaga kerja asal daerah tersebut. Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pasar kerja luar negeri, memberikan harapan baru bagi ribuan anak muda NTB yang mencari kesempatan berkarir di kancah internasional.

Pembahasan mengenai peluang kerja ini mengemuka dalam pertemuan penting antara Pelaksana Tugas Kepala Disnakertrans NTB, Baiq Nelly Yuniarti, dan Direktur PT Wira Karitas, Maria Ginting, yang juga merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya bersama Duta Besar RI untuk UEA, Husein Bages. Dubes Husein Bages sebelumnya telah menginformasikan adanya kebutuhan sekitar 3.000 tenaga kerja setiap tahun di UEA, membuka jalan bagi kolaborasi ini.

Nelly Yuniarti menegaskan bahwa upaya ini bukan sekadar tentang jumlah lowongan, melainkan tentang masa depan, keselamatan, dan peningkatan keterampilan bagi generasi muda NTB. Dengan skema "zero cost" yang ditawarkan, peluang ini diharapkan dapat diakses secara luas tanpa membebani calon pekerja migran Indonesia (CPMI).

Kebutuhan tenaga kerja di Uni Emirat Arab sangat beragam, terutama di sektor hospitality yang mencakup posisi seperti barista, waiter, cleaner, hingga laundry worker. Profesi-profesi ini, yang seringkali dianggap umum, kini menawarkan peluang kerja yang sangat menjanjikan bagi warga NTB, terutama bagi mereka yang memiliki latar belakang pendidikan relevan seperti lulusan SMK dan perguruan tinggi.

Nelly Yuniarti menekankan pentingnya kemampuan berbahasa Inggris sebagai nilai tambah yang signifikan bagi para calon pekerja. "Lulusan SMK dan perguruan tinggi kita punya potensi besar, apalagi kalau bisa bahasa Inggris," ujarnya, menyoroti kesiapan SDM NTB untuk bersaing di pasar global.

Perusahaan yang membuka peluang kerja ini adalah ADNHA Catering, sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) milik Pemerintah UEA. Perusahaan ini telah direkomendasikan langsung oleh Duta Besar RI untuk UEA, menunjukkan kredibilitas dan keamanannya. ADNHA Catering juga akan melakukan pemetaan kebutuhan spesifik calon pekerja migran asal NTB, memastikan penempatan yang sesuai dengan kualifikasi.

Salah satu aspek paling menarik dari peluang kerja ini adalah penerapan skema "zero cost" atau tanpa biaya bagi calon pekerja migran. Direktur PT Wira Karitas, Maria Ginting, menjelaskan bahwa seluruh proses perekrutan hingga penempatan ke UEA akan dilaksanakan tanpa memungut biaya dari CPMI. Ini merupakan langkah progresif untuk melindungi pekerja dari praktik pungutan liar dan memastikan akses yang adil.

Selain bebas biaya, para pekerja juga akan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung yang komprehensif. Ini termasuk penyediaan tempat tinggal gratis, transportasi, serta pelatihan kerja yang disertai dengan uang saku atau gaji selama masa pelatihan. Fasilitas ini dirancang untuk memastikan kenyamanan dan kesejahteraan pekerja sejak awal penempatan.

Kontrak kerja di Uni Emirat Arab akan berlangsung selama dua tahun dan memiliki opsi perpanjangan, memberikan stabilitas karir bagi para pekerja. Lebih lanjut, Maria Ginting menambahkan bahwa pekerja juga akan dilindungi oleh asuransi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, menjamin keamanan dan perlindungan sosial mereka selama bekerja di UEA. Dengan semua dukungan ini, harapan bagi generasi muda NTB untuk membuktikan diri di kancah dunia kini terbuka lebar.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi