Ngotot masuk rest area sudah penuh, salah satu sebab Tol Jakarta-Cikampek macet parah
Merdeka.com - Jika sebelum-sebelumnya lancar, sejak H-3 Lebaran atau Selasa 12 Juni kemarin, volume kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek meningkat drastis. Akibatnya kemacetan tak terhindarkan.
Sebab lainnya, sikap pemudik juga menjadi salah satu pemicu. Hal itu disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf.
"Di KM 33 itu ada penyempitan jalan. Di KM 19 rest area itu enggak kuat, enggak nampung, kita tutup dan alihkan," ujar Yusuf saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (13/6).
Menurut Yusuf, banyak pengemudi yang memaksa masuk ke rest area padahal sudah dinyatakan penuh. Antrean kendaraan yang hendak menuju rest area ini menjadi salah satu pemicu kemacetan.
"Banyak masyarakat yang nanya, kenapa nggak bisa masuk, pada saat nanya ini juga bikin macet," katanya.
Yusuf menuturkan, rata-rata kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek terjadi pada malam hari. Petugas dari kepolisian dan Jasa Marga telah melakukan berbagai cara untuk mengurai kemacetan tersebut.
Salah satunya dengan memberlakukan sistem contra flow. "Ada contra flow di KM 35 yang setelah ada penyempitan (akibat proyek), itu pembangunan LRT," ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga akan menambah personel untuk membantu mengurai kemacetan. Masyarakat juga diimbau mempersiapkan diri dan kendaraannya dengan baik.
"Bensin diisi full. Semalem banyak alasan katanya bensin abis, makanya maksa masuk rest area," kata Yusuf.
Hingga siang ini, kemacetan panjang masih terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Bahkan untuk menempuh perjalanan sejauh 20 kilometer, pemudik menghabiskan waktu sekitar empat jam.
Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya