Neneng Ditangkap KPK, Tim Pemekaran Bekasi Ingin Temui Ridwan Kamil

Rabu, 26 Juni 2019 22:01 Reporter : Adi Nugroho
Neneng Ditangkap KPK, Tim Pemekaran Bekasi Ingin Temui Ridwan Kamil Ridwan Kamil Kampanyekan Jokowi. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Panitia Persiapan Pemekaran Bekasi Utara (P3KB) di Kabupaten Bekasi segera menemui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Bandung untuk membahas pemekaran wilayah. Pemekaran ini merupakan bagian dari janji politik Ridwan Kamil ketika kampanye Pilgub Jawa Barat tahun lalu.

Ketua Panitia Persiapan Pemekaran Bekasi Utara (P3KB) Sanusi Nasihun mengatakan, pihaknya berencana menemui Kang Emil -sapaan- Ridwan Kamil paling lambat pada Agustus mendatang.

"Selain membahas pemekaran, agendanya membahas abrasi di Muara Gembong yang semakin parah," kata Sanusi di Bekasi, Rabu (26/6).

Wacana pemekaran perlu didorong secara intensif karena wacana itu telah bergulir sejak 19 tahun silam, namun belum terealisasi. Ia menuding pemerintahan Neneng Hasanah Yasin sebelum ditangkap oleh KPK menjadi biangnya karena menghambat rencana pemekaran itu.

"Pemerintahan sebelumnya merespon positif, termasuk Gubernur terdahulu. Tapi belum sampai terealisasi, makanya ketika Pak Ridwan Kamil mempunyai program pemekaran menjadi prioritas kami langsung mendukung," ujar dia.

Sanusi mengapresiasi langkah Ridwan Kamil yang terus memperjuangkan pemekaran sejumlah daerah di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bekasi. Menurut Sanusi, pemekaran Kabupaten Bekasi di wilayah utara demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sejumlah kesempatan, Ridwan Kamil menyebut di Jawa Barat dengan jumlah penduduk mencapai 50 juta jiwa, idealnya ada 40 kota dan kabupaten. Sementara sekarang baru ada 27. Kang Emil menyebut, meski jumlah penduduk lebih banyak ketimbang Jawa Timur dengan jumlah 38 daerah, dana bantuan dari pemerintah pusat lebih kecil dari Jawa Timur.

Sanusi yakin jika Kabupaten Bekasi dimekarkan maka kesejahteraan masyarakat di Bekasi wilayah utara meningkat. Apalagi, ucap dia, semua potensi ada di sana mulai dari pertanian, nelayan, pertambangan, perkotaan, dan lainnya.

"Kami di bawah bersama seluruh koordinator desa sekarang tengah menggali potensi ini," ujar Sanusi.

Kabupaten Bekasi berada di wilayah timur Jakarta berbatasan dengan Kabupaten Karawang dengan luas mencapai 1.484,37 kilometer persegi. Wilayah ini dipadati 3 juta jiwa, kepadatannya cenderung di wilayah Cikarang karena ada industri. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini