KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Nazaruddin sebut 100 persen saham PT DGI milik Sandiaga Uno

Rabu, 6 September 2017 18:33 Reporter : Yunita Amalia
Sandiaga Uno dan Angelina Sondakh bersaksi di sidang Dudung Purwadi. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Terpidana tindak pidana korupsi proyek pembangunan wisma atlet di Palembang dan pembangunan rumah sakit Universitas Udayana, Muhammad Nazaruddin bersaksi pada persidangan kasus yang sama dengan terdakwa Dudung Purwadi. Dalam kesaksiannya, Nazar mengatakan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno memiliki 100 persen saham PT Duta Graha Indah.

"Selain emang udah tahu, terdakwa pernah nyebutin malah mayoritas PT DGI 100 persen dipegang sama Sandiaga Uno," ungkap Nazar saat memberi kesaksian di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (6/9).

Dia menuturkan, kepemilikan saham PT DGI 100 persen oleh Sandiaga terjadi saat perusahaan tersebut mengalami beragam masalah. Lebih lanjut, dia menuturkan selama perusahaan di bidang konstruksi itu bernama PT DGI, kepemilikan saham masih di tangan Sandiaga 100 persen.

"Sekarang saham PT DGI milik Sandiaga?" tanya jaksa lagi.

"Iya," jawab Nazar singkat.

Tidak hanya itu, Nazar juga mengatakan adanya pertemuan antara Anas Urbaningrum dengan Sandiaga di hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan itu, ketua majelis hakim sempat membacakan berita acara pemeriksaan milik Nazar yang menyinggung pertemuan Anas dengan Sandiaga.

"Bertempat di Ritz Carlton Mega Kuningan saudara bertemu dengan Sandiaga Uno, kok disini terangkan mas Anas?" Tanya hakim meminta konfirmasi Nazar.

"Jadi pertemuannya antara Mas Anas dan Sandiaga, saya ada di situ yang mulia," tukasnya.

"Terus yang dibicarakan apa?" tanya hakim lagi.

"Tentang komitmen yang mendukung mas Anas untuk maju jadi...," jawab Nazar yang terpotong dengan pertanyaan hakim selanjutnya.

Sementara itu pada persidangan sebelumnya, Sandiaga membantah kesaksian yang mengatakan adanya pertemuan Anas Urbaningrum dengan dirinya di Ritz Carlton. Seperti disampaikan Nazaruddin hari ini.

"Tidak pernah ada pertemuan. Saya tegaskan bahwa ucapan Nazar adalah bohong dan fitnah," ujar Sandiaga saat memberi kesaksian. [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.