Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nasib Odoy, dikibuli pekerjaan ngejoki, malah jadi muncikari di Kalibata City

Nasib Odoy, dikibuli pekerjaan ngejoki, malah jadi muncikari di Kalibata City Muncikari di Kalibata. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kesekian kalinya, praktik prostitusi di Apartemen Kalibata City, terendus Kepolisian. Padahal, sudah berulang kali upaya membersihkan bisnis esek-esek itu dilakukan.

Nyatanya mereka masih hidup dan berkembang. Pada pengungkapan kemarin, sejumlah orang ditangkap.

Odoy, salah satu muncikari yang ditangkap mengungkapkan awal mula dirinya terjerumus pada bisnis haram itu. Bosan jadi pengangguran, membuatnya tertarik bekerja menjadi muncikari.

"Awal mulanya saya dibawa sama temen saya inisial R alias C. Itu abis Lebaran empat hari. Saya dibawa 'elu mau ikut enggak ke Kalibata daripada elu di rumah enggak ada gawean, enak di sana mah elu dapet makan, dapet rokok, dapet apa gitu dari ceweknya, tapi elu cuma dapet 50 ribu," kata Odoy, menceritakan awal mula dirinya terjerumus pada praktik prostitusi.

Pengakuan itu diungkap saat diwawancara merdeka.com, di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (11/8).

Tanpa pikir panjang dan curiga, Odoy langsung tertarik dengan tawaran R. Namun Odot sempat memberikan syarat, yakni pasti diberi makan dan tempat tinggal.

"Ya udah beberapa jam kemudian saya langsung berangkat ke Kalibata sama dia," ujarnya.

muncikari di kalibata

Di perjalanan menuju Kalibata, Odoy seolah tak peduli pekerjaan apa yang sudah dipersiapkan untuknya. Terpenting buatnya, mendapatkan uang.

"Katanya nyari joki, bahasanya gitu Nyari joki apaan? Ya elu ikut dulu dah ke sana, ya udah saya ikut," ujar dia.

Pada keluarga, Odoy meyakinkan dirinya meninggalkan rumah untuk bekerja. Setelah tiba di Kalibata, dia baru lah tahu pekerjaannya menjual wanita-wanita untuk melayani napsu pria hidung belang. Lucunya, saat itu Odoy tidak menolak namun mengaku tak terlalu nyaman.

"Eh malah kayak gini jadinya. Gawenya malah jualin cewek ya gitu. Saya betah nggak betah sih di situ soalnya, soalnya enak makan dapet, apa-apa ya dari cewek semua jadi saya cuma dapet 50 ribu dari satu tamu. Dan sisanya buat bayar kamar sama buat makan," bebernya.

Setelah sepekan bekerja, R kemudian hilang tanpa kabar. Odoy sudah berkomunikasi, namun R tak membalas. Sialnya, kini dia malah mendekam dibui lantaran tawaran bekerja dari R.

"Hampir seminggu bekerja langsung dibedakan tempatnya sama saya. Saya nggak tau dia di mana, kalau saya di Tower Flamboyan. Di situ saya hilang kabar sama dia, ya udah saya yang kena sekarang (ditangkap polisi). Si R mah udah hilang enggak tau ke mana bang. Pernah ditelepon, tapi dia nggak pernah jawab dari saya bang," ucapnya lirih.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP