Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nasib Khofifah dalam Pilgub Jatim ditentukan 5 November

Nasib Khofifah dalam Pilgub Jatim ditentukan 5 November Khofifah bertemu veteran. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Nama dua tokoh muda yakni Bupati Trenggalek Emil Elestiyanto Dardak dan mantan calon gubernur DKI Jakarta 2017, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kian hangat jadi pembicaraan di Jawa Timur. Keduanya disebut-sebut bakal dipilih menjadi Cawagub Jawa Timur 2018 mendampingi Khofifah Indar Parawansa.

Namun, Khofifah yang saat ini masih menjabat Menteri Sosial, masih enggan menanggapi kabar tersebut.

"Tanggal 5 November nanti akan dipaparkan hasil surveinya, bukan pengumuman calon wakil lho ya," elaknya usai menghadiri acara wisuda Institut Agama Islam Al Khoziny di gedung DBL Arena Surabaya, Minggu (29/10).

Seperti diketahui, melalui tim surveinya, hingga saat ini tim 9 yang diketuai KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) tengah menggodok delapan nama bakal calon pendamping Khofifah di Pilgub Jawa Timur 2018 mendatang.

Perempuan yang juga menjabat Ketua Umum PP Muslimat NU ini melanjutkan, dalam survei itu tidak hanya angka yang berbicara. "Tapi juga faktor lain yang merujuk pada karakter calon wakil, termasuk soal potensi keterpilihannya."

"Nanti akan dibikin semacam SWOT analisis gitu lho. Strengths (kekuatan) nya, kelemahannya, opportunity-nya apa? Seperti itu," ungkapnya.

Beberapa partai politik yang hampir pasti mendukung Khofifah di Pilgub Jawa Timur di antaranya; Partai Demokrat (13 kursi), Golkar (11 kursi), NasDem (4 kursi), PPP (5 kursi), dan Hanura (2 kurai).

Sementara terkait kandidat dalam Pilgub Jatim--kemungkinan besar akan terjadi dua pasangan calon-- hingga saat ini yang sudah menyatakan maju yaitu pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Abdullah Azwar Anas yang diusung PKB dan PDIP. Sedangkan Khofifah belum menyatakan maju. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP