Napi Lapas II Pati Kabur saat Asimilasi, Sipir TM Dijatuhi Sanksi Berat

Sabtu, 20 Juli 2019 03:36 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Napi Lapas II Pati Kabur saat Asimilasi, Sipir TM Dijatuhi Sanksi Berat ilustrasi

Merdeka.com - Slamet Widodo, napi dari Lapas II Pati kabur saat menjalani asimilasi (program pembinaan). Akibatnya, sipir berinisial TM yang mendampingi Slamet dijatuhkan sanksi oleh Kementerian Hukum dan HAM.

"Kita sudah berikan sanksi hukuman disiplin terhadap TM. Yang jelas sampai saat ini satu penghuni lapas yang lepas sudah sebulan belum ketangkap," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan (kadivpas) Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jateng, Marasidin Siregar saat dikonfirmasi, Jumat (19/7).

Atas kejadian tersebut, Marasidin memerintahkan kepada para kepala lembaga pemasyarakatan (kalapas) maupun kepala pengamanan rutan seluruh wilayahnya untuk lebih selektif memberikan asimilasi bagi para warga binaan.

"Kami minta kalapas, kepala pengamanan lapas untuk pemberian asimilasi harus selektif. Sebab banyak perubahan perilaku napi saat dalam penjara," ungkapnya.

Marasidin menuturkan, saat ini rata-rata terdapat 15-20 narapidana yang mendapat asimilasi di setiap lapas maupun rutan. Jumlahnya kurang dari 10 persen dari total warga binaan seluruh Jawa Tengah yang mencapai 13.600 orang.

Di Jateng, tidak semua lapas memberikan asimilasi. Salah satu lapas yang tidak lagi memberikan asimilasi yaitu lapas Kelas IA Kedungpane, Ngaliyan Semarang.

"Ini karena pengelola lapas merasa proses asimilasi justru dimanfaatkan napi-napi untuk kabur. Makanya sekarang di sana tidak dikasih keluar lagi. Semua aktivitasnya difokuskan ke dalam lapas," ujarnya.

Kepala Lapas Kelas II B Pati, Irwan Silais mengakui bahwa perburuan terhadap narapidana yang kabur dari lapas masih dilakukan. Namun, pihaknya kesulitan melacak jejak narapidana yang bersangkutan lantaran minimnya peralatan.

"Masih belum ketangkep. Sekarang masih dikejar," tutup Irwan Silais. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Tahanan Kabur
  2. Narapidana Kabur
  3. Pati
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini