Pemerintah Kota Kediri kembali menggelar kegiatan napak tilas jejak pahlawan Panglima Besar Jenderal Soedirman Kediri-Bajulan. Sekitar 1.700 warga antusias mengikuti agenda tahunan yang sempat vakum ini, menunjukkan semangat kebersamaan. Acara ini dimulai dari Balai Kota Kediri dan berakhir di Desa Bajulan, Kabupaten Nganjuk.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyatakan bahwa kegiatan napak tilas ini merupakan bentuk penghormatan mendalam terhadap perjuangan para pahlawan bangsa, khususnya Jenderal Soedirman. Inisiatif ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta Tanah Air di kalangan generasi muda. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
Para peserta napak tilas Jenderal Soedirman Kediri ini mengenakan beragam kostum yang merefleksikan aksi heroik pahlawan kemerdekaan. Beberapa di antaranya bahkan membawa replika tandu, simbol perjuangan Jenderal Soedirman saat sakit dan terus berjuang. Mereka menempuh rute bersejarah melewati jalan setapak dan sungai di kaki Gunung Wilis.
Advertisement
Advertisement
Kegiatan napak tilas Jenderal Soedirman Kediri ini menjadi momen penting untuk mengenang kembali jasa-jasa Panglima Besar Jenderal Soedirman. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang akrab disapa Mbak Wali, mengungkapkan bahwa agenda ini adalah aspirasi masyarakat yang telah lama dinantikan. Setelah sempat vakum, penyelenggaraan kembali acara ini disambut antusiasme luar biasa dari berbagai lapisan masyarakat.
Mbak Wali berharap, melalui napak tilas ini, generasi muda dapat semakin mencintai Tanah Air dan meningkatkan semangat juang mereka. Partisipasi aktif ribuan warga menunjukkan betapa kuatnya keinginan untuk melestarikan nilai-nilai kepahlawanan. Semangat kebersamaan juga terlihat jelas sepanjang perjalanan, mempererat tali persaudaraan antarpeserta.
Antusiasme masyarakat yang luar biasa ini menjadi indikator keberhasilan pemerintah kota dalam menggerakkan kesadaran sejarah. Kegiatan ini bukan hanya sekadar berjalan kaki, melainkan sebuah perjalanan spiritual dan edukatif. Peserta diajak merasakan langsung jejak perjuangan yang pernah dilalui Jenderal Soedirman, menumbuhkan apresiasi terhadap kemerdekaan.
Advertisement
Advertisement
Rute napak tilas Jenderal Soedirman Kediri dimulai dari Kota Kediri, mengikuti jalur yang pernah dilewati oleh Jenderal Soedirman. Para peserta menghadapi medan yang menantang, termasuk jalan setapak dan penyeberangan sungai di kaki Gunung Wilis (2.563 mdpl). Perjalanan ini merefleksikan beratnya medan yang dihadapi para pejuang kemerdekaan.
Tujuan akhir perjalanan ini adalah Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, yang dikenal sebagai pesanggrahan Panglima Besar Jenderal Soedirman. Sepanjang rute, panitia telah menyiapkan tujuh pos pelayanan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan peserta. Pos-pos ini dilengkapi dengan layanan kesehatan, logistik, dan kesiapsiagaan evakuasi.
Persiapan matang dari Pemerintah Kota Kediri menunjukkan komitmen untuk menyelenggarakan acara yang aman dan berkesan. Setiap detail diperhatikan, mulai dari rute hingga fasilitas pendukung, agar peserta dapat fokus pada esensi kegiatan. Pengalaman menelusuri jejak sejarah ini diharapkan dapat memberikan pelajaran berharga bagi semua yang terlibat.
Advertisement
Advertisement
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, Pemerintah Kota Kediri juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp114 juta yang dibagi ke dalam beberapa kategori perlombaan. Hal ini menambah semangat kompetisi yang sehat di antara para peserta napak tilas Jenderal Soedirman Kediri. Hadiah tersebut menjadi daya tarik tambahan bagi masyarakat untuk berpartisipasi.
Selain itu, Wali Kota Kediri turut menyerahkan bingkisan kepada anak yatim dan para veteran sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan. Momen ini menegaskan pentingnya menghargai jasa para pahlawan serta memperhatikan generasi penerus bangsa. Acara kemudian ditutup dengan kegiatan keliling Kota Kediri menggunakan mobil jeep dan VW.
Kegiatan keliling kota ini bertujuan untuk menggencarkan wisata kota, memperkenalkan keindahan Kediri kepada masyarakat luas. Pemkot Kediri berharap semangat perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dapat terus hidup dan menjadi inspirasi. Semangat ini diharapkan membimbing generasi muda dalam membangun karakter kebangsaan yang kuat dan berintegritas.
Advertisement
Sumber: AntaraNews