Musibah Lion Air dan Belasungkawa dari KLY

Dari lubuk hati yang paling dalam, kami segenap media di bawah naungan KLY menyampaikan duka cita yang mendalam, kepada keluarga korban, dan juga maskapai penerbangan Lion Air. Semoga kita semua diberi beribu ketabahan atas musibah ini.

Tim Merdeka
Oleh Tim Merdeka - Reporter
Musibah Lion Air dan Belasungkawa dari KLY
Duka cita KLY. ©2018 Merdeka.com

Duka bersama ini datang pagi tadi. Lion Air jatuh di perairan Karawang. Seluruh kita tentu terhentak. Sedih berkabung. Dan merasakan duka lara yang menghujam segenap keluarga penumpang. Keluarga para awak pesawat.

Melangit dari Jakarta, pesawat itu menuju Pangkal Pinang. Nomor penerbangan JT 610.
Mengudara pukul enam pagi lebih 20 menit dari Jakarta. Dan entah kenapa, hilang kontak dengan menara pengontrol. Pada pukul enam pagi lewat 33 menit.

Semula soal hilang kontak itu menyebar via berbagai aplikasi percakapan. Basarnas kemudian memastikan peristiwa nahas ini.

Pemerintah berupaya keras mencari. Kapal dan para penyelam dikerahkan. Serpihan memang sudah ditemukan. Badan pesawat dan para penumpang masih terus dicari.

Pesawat nahas ini mengangkut 178 orang dewasa, 1 anak, dua bayi, dan 7 orang awak kabin. Keluarga, bersama duka yang menyelimuti mereka, menunggu perkembangan dan evakuasi di Terminal Satu, Bandara Soekarno Hatta.

Kami, segenap karyawan Kapanlagi Youniverse (KLY), sebagaimana dengan warga Indonesia yang lain, sungguh merasakan duka keluarga dan maskapai penerbangan Lion Air. Dengan caranya masing-masing, para karyawan KLY menyampaikan rasa duka tak terkira pada jejaring media sosial.

Rekomendasi