Kabar duka menyelimuti dunia olahraga catur Sumatera Selatan dengan berpulangnya Mursili Tjik Aman, seorang tokoh catur terkemuka yang dikenal luas atas dedikasinya. Beliau menghembuskan napas terakhirnya di Palembang pada Sabtu pagi, 30 Agustus, meninggalkan jejak pengabdian yang mendalam bagi perkembangan catur di Bumi Sriwijaya.
Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Penggiat Catur Sumsel, A Edison Nainggolan, yang menyatakan bahwa Mursili Tjik Aman adalah figur sentral. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi seluruh komunitas catur, mengingat perannya yang tak tergantikan.
Mursili Tjik Aman dikenang sebagai pribadi yang tegas dalam prinsip, namun pada saat yang sama memiliki sifat kebapakan yang hangat. Beliau tidak segan memberikan dukungan, bahkan secara finansial, kepada mereka yang membutuhkan, menunjukkan kepeduliannya yang tulus.
Advertisement
Advertisement
Mursili Tjik Aman tidak hanya dikenal sebagai administrator, tetapi juga seorang pendidik sejati yang selalu menekankan pentingnya pembinaan. Beliau pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sumsel, di mana perannya sangat vital dalam memajukan olahraga catur di daerah ini.
Semangat Mursili Tjik Aman dalam memajukan catur terlihat jelas dari upayanya mendorong Training Center (TC) yang maksimal untuk atlet. Beliau percaya bahwa persiapan yang matang adalah kunci utama untuk meraih prestasi di kancah nasional, sehingga atlet catur Sumsel dapat bersaing.
Selain itu, Mursili Tjik Aman juga aktif mendorong Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel untuk memberikan perhatian lebih besar. Beliau berharap KONI dapat lebih proaktif mendukung cabang olahraga, khususnya catur, agar mampu mencetak bibit-bibit unggul berprestasi.
Advertisement
A Edison Nainggolan menambahkan bahwa Mursili bukan sekadar sosok administratif yang handal, tetapi juga penggerak utama. Dedikasinya meliputi turnamen rutin dan pembinaan atlet muda, yang terus melahirkan pecatur berbakat dari Sumsel.
Advertisement
Pengabdian Mursili Tjik Aman di Percasi Sumatera Selatan terbilang sangat panjang, yakni lebih dari satu dekade. Beliau menjabat sebagai pengurus dari tahun 2004 hingga 2016, periode yang menandai banyak kemajuan signifikan bagi catur Sumsel.
Selama masa kepengurusannya, Mursili Tjik Aman dikenal memiliki visi yang jelas dan semangat yang tak pernah padam. Beliau adalah figur kunci dalam membangun fondasi yang kokoh bagi pengembangan olahraga catur di wilayah tersebut, memastikan keberlanjutan regenerasi atlet.
Sekretaris Umum Percasi Sumsel, Prima, mengungkapkan rasa kehilangannya yang mendalam. Menurut Prima, Mursili adalah sosok senior yang penuh dedikasi, sekaligus inspirator yang tulus dalam membangun fondasi bagi pengembangan atlet catur di Sumsel.
Advertisement
“Kepergian beliau merupakan kehilangan yang sangat besar bagi keluarga besar Percasi dan dunia catur Sumsel secara keseluruhan,” ujar Prima. Beliau berharap segala pengabdian dan jasa Mursili Tjik Aman mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Advertisement
Salah satu momen penting yang menunjukkan peran Mursili Tjik Aman adalah saat Percasi Sumsel menghadapi tantangan besar. Beliau gigih mengupayakan keberangkatan atlet catur Sumsel ke ajang Kejurnas Pra PON di Brastagi, Sumatera Utara, memastikan atlet mendapatkan kesempatan berkompetisi.
Dukungan Mursili Tjik Aman telah membantu Percasi Sumsel terus melahirkan pecatur berbakat yang mampu bersaing. Banyak atlet muda yang merasakan langsung bimbingan dan dorongan darinya, sehingga mereka termotivasi untuk mencapai prestasi tertinggi.
Meskipun kini telah tiada, semangat dan warisan Mursili Tjik Aman akan terus hidup dalam setiap langkah kemajuan catur Sumsel. Dedikasinya menjadi contoh nyata bagi generasi penerus untuk terus berjuang memajukan olahraga catur di Indonesia.
Advertisement
Komunitas catur Sumsel berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan Mursili Tjik Aman. Mereka bertekad untuk terus mengembangkan potensi atlet dan menjaga agar catur tetap menjadi olahraga yang membanggakan bagi Sumatera Selatan.
Sumber: AntaraNews