Mulai Hari Ini, Pelawak Nunung dan Suami Jalani Rehab

Rabu, 14 Agustus 2019 23:06 Reporter : Nur Habibie
Mulai Hari Ini, Pelawak Nunung dan Suami Jalani Rehab Nunung Jalani Rekontruksi Proses Transaksi Sabu. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pelawak Tri Retno Prayudati alias Nunung (56) akan menjalani rehabilitasi bersama dengan suaminya yakni Juli Jan Sambiran. Hal itu setelah polisi menerima hasil assessment dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta.

"Untuk tersangka NN dan JJ, yang pertama kita lakukan assesment ke BNNP DKI. Kemudian kita juga sudah menerima hasilnya bahwa kesimpulannya tersangka NN dan JJ akan dilakukan rehab. Itu hasil assesment BNNP," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (14/8).

Dengan begitu, pihaknya akan melakukan gelar perkara terkait hasil assesment tersebut. "Dari hasil gelar perkara, melihat hasil assesment, kesimpulannya tersangka NN dan JJ direhab sambil menunggu kelengkapan berkas perkara," ujarnya.

Oleh karena itu, Nunung bersama suaminya itu langsung dilakukan rehab di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) pada siang hari tadi.

"Jadi tadi siang jam 14.30 WIB, sudah dikirim ke RSKO untuk dilakukan rehab," pungkasnya.

Sebelumnya, Polisi telah menangkap satu orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama inisial K. Ia menjadi DPO atas kasus yang menimpa pelawak Tri Retno Prayudati alias Nunung (56) terkait penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

"Kemarin kita menangkap di Jawa Timur ya dan ada beberapa peran masing-masing. Yang penting bahwa untuk yang meletakkan di bawah tiang listrik inisial K sudah kita lakukan penangkapan juga ya, dan kemudian juga barang buktinya besok kita akan sampaikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Kantor Bareskrim, Jakarta Selatan, Selasa (6/8).

Seperti diketahui, Nunung ditangkap bersama dengan suaminya di kediamannya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (19/7). Saat digeledah ditemukan narkotika jenis sabu seberat 0,36 gram. Hasil tes urine, Nunung dan Iyan positif.

Polisi menyita sejumlah barang bukti. Yakni tiga buah sedotan plastik untuk menggunakan sabu, satu buah sedotan plastik sendok sabu, satu buah botol larutan cap kaki tiga untuk bong memakai sabu, potongan pecahan pipet kaca, satu buah korek api gas, empat buah telepon genggam.

Ketiganya dijerat Pasal 114 ayat 2 sub pasal 122 ayat 2 juncto 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman lima tahun penjara. Dan polisi pun akan menahan ketiganya untuk dua puluh hari ke depan. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini