Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep melanjutkan rangkaian Safari Ramadan dengan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Minggir, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (10/3).
Kaesang datang bersama Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali. Setibanya di lokasi menjelang waktu berbuka puasa, keduanya langsung mengikuti shalat Maghrib berjamaah bersama para santri dan pengurus pesantren.
Usai salat, pimpinan pondok pesantren KH Ahmad Muwafiq atau yang akrab disapa Gus Muwafiq menyuguhkan makanan khas Yogyakarta, yakni sate klatak.
"Itu sate klatak yang tidak pakai bumbu, enak itu sate klatak," kata Gus Muwafiq.
Kaesang pun mengaku menyukai kuliner khas tersebut. Menurutnya, sate klatak yang dibakar menggunakan jeruji roda sepeda motor memiliki cita rasa yang khas.
"Sate klatak yang pakai jeruji itu enak. Makanan Jogja tidak ada yang tidak enak," ujar Kaesang.
Sementara itu, Ahmad Ali mengatakan kunjungan ke Yogyakarta terasa kurang lengkap jika tidak mencicipi sate klatak.
"Kalau datang ke sini tapi tidak makan sate klatak, berarti belum sampai," ujarnya.
Advertisement
Agenda Safari Ramadan
Ahmad Ali menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Safari Ramadan PSI untuk mempererat silaturahmi dengan para ulama dan tokoh agama di berbagai daerah.
"Kunjungan kami hari ini ke Jogja merupakan rangkaian silaturahmi ke pondok pesantren dalam rangka Safari Ramadan, bertemu dan meminta nasihat para kiai," kata Ahmad Ali.
Sebagai informasi, Pondok Pesantren Minggir merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam di wilayah Minggir, Kabupaten Sleman. Pesantren ini dikenal menekankan pembinaan akhlak, pendalaman ilmu agama, serta pembiasaan hidup sederhana dalam tradisi pesantren salaf.