Momen Natal, Ridwan Kamil Minta Umat Kristiani Doakan Indonesia Damai
Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memastikan semua gereja yang melaksanakan misa natal berlangsung dengan protokol kesehatan ketat. Pengamanan pun dilakukan oleh anggota dari TNI Polri.
“TNI Polri mengawal seluruh daerah Jabar, baik Polda Jabar, Polda Metro, Kodam III Siliwangi, Kodam Jaya yang masuk ke wilayah Jabar dan laporan dari TNI Polri semua permalam ini lancar,” kata dia saat meninjau persiapan misa natal di Gereja Katedral Bandung, Jalan Jawa, Kamis (24/12/2020).
“Khusus di Ibukota di Jabar di Bandung, kami mengunjungi katedral ini menyampaikan ucapan selamat natal dari forkopimda kepada pimpinan di gereja katedral mewakili seluruh umat kristiani jabar, turut bersuka cita melaksanakan ibadah misa natal,” ia melanjutkan.
Ia menilai pesan tentang kedamaian dalam perayaan natal tahun ini sedang dibutuhkan. Pria yang akrab disapa Emil ini berharap Indonesia bisa jauh dari pertengkaran dan marabahaya.
“Kami mohon didoakan pada tahun 2021 mendatang, situasi Bandung dan kota di Jabar, Indonesia dan dunia jauh lebih baik dan damai,” imbuh dia.
Di sisi lain, hasil laporan yang diterima, mayoritas gereja yang melaksanakan misa natal secara langsung hampir 100 persen melaksanakan protokol kesehatan dengan baik.
Jemaat yang datang dibatasi hanya 30 persen dari total kapasitas gedung. Sisanya, jemaat mengikuti peribadatan melalui siaran virtual. Emil meminta semua masyarakat tetap berdisiplin menerapkan protokol kesehatan hingga vaksin Covid-19 sudah didapatkan.
“Tahun lalu berjubel kalau saya datang, sekarang sedang khidmat dan menyimak pesan-pesan dari pimpinan gereja melalui virtual atau digital sehingga ini menunjukkan bahwa kita bisa tetap produktif dengan cara baru walaupun tidak nyaman,” kata dia.
“Saya kira itu komitmen, ada atau tidak virtual, secara fisik pak kapolda jabar sudah menugaskan anggotanya memastikan rasa aman dan nyaman kepada panitia yang menyelenggarakan virtual, mungkin secara dinamika keamanan tidak seberat tahun-tahun lalu, karena jemaahnya lebih banyak di rumah, tapi dari sisi komitmen tetap tidak berubah, tetap dipantau dan dijaga di seluruh titik yang menyelenggarakan di sana.,” pungkasnya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya