Momen Bersejarah! Satu Abad Injil Papua Jadi Pemicu Kebangkitan Iman dan Peradaban di Tanah Papua

Ketua MRP Nerlince Wamuar Rollo menyerukan momentum Satu Abad Injil Papua sebagai pemicu kebangkitan iman dan refleksi mendalam bagi masyarakat setempat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Momen Bersejarah! Satu Abad Injil Papua Jadi Pemicu Kebangkitan Iman dan Peradaban di Tanah Papua
Ketua MRP Nerlince Wamuar Rollo menyerukan momentum Satu Abad Injil Papua sebagai pemicu kebangkitan iman dan refleksi mendalam bagi masyarakat setempat. (AntaraNews)

Perayaan satu abad masuknya Injil ke Tanah Papua menjadi sorotan utama, menandai tonggak sejarah penting bagi masyarakat setempat. Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP), Nerlince Wamuar Rollo, menegaskan bahwa momen bersejarah ini harus dimaknai sebagai refleksi mendalam dan kebangkitan iman. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perayaan ini sebagai pijakan untuk terus melangkah maju bersama Tuhan.

Dalam keterangannya yang diterima di Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo menekankan pentingnya membangun Tanah Papua dengan landasan kasih, persaudaraan, dan semangat pelayanan. Ajakan ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan sejak awal masuknya Injil. Momen ini diharapkan dapat mendorong persatuan dan gotong royong di antara masyarakat Papua.

MRP juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk meneladani semangat juang para penginjil pertama, Ottow dan Geissler. Mereka adalah sosok-sosok yang membawa kabar keselamatan dan terang ke Tanah Papua, meletakkan dasar bagi peradaban modern. Semangat pengorbanan dan dedikasi mereka menjadi inspirasi bagi generasi sekarang untuk melanjutkan pembangunan berkelanjutan.

Refleksi Satu Abad Perjalanan Injil di Papua

Pihak MRP menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas karya besar para penginjil yang telah membawa terang Injil ke Tanah Papua seratus tahun yang lalu. Perjuangan mereka tidak hanya sekadar menyebarkan agama, tetapi juga membuka jalan bagi pendidikan dan kesehatan. Ini adalah fondasi penting bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Nerlince Wamuar Rollo menegaskan bahwa orang Papua patut mengucap syukur kepada Tuhan atas perjuangan para penginjil tersebut. Mereka telah meletakkan dasar peradaban yang kuat bagi orang asli Papua, membentuk identitas dan nilai-nilai yang dipegang teguh hingga kini. Pengaruh Injil telah meresap dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan budaya.

Oleh karena itu, masyarakat diajak untuk senantiasa mengangkat hati kepada Tuhan dan bersedia mengikuti jejak para zending yang datang membawa Injil ke Tanah Papua. Semangat ini diharapkan terus membara, mendorong setiap individu untuk berkontribusi positif. Kebangkitan iman ini diharapkan membawa dampak nyata dalam pembangunan daerah.

Wujud Kepedulian dan Dukungan MRP Papua

Sebagai wujud kepedulian dan dukungan nyata dalam perayaan satu abad Injil masuk Tanah Papua, MRP Papua turut serta memberikan bantuan. Bantuan yang diserahkan meliputi 300 air minum dalam kemasan, 12 ton beras, 50 kilogram ubi-ubian, serta 50 kilogram bawang merah dan bawang putih. Selain itu, diserahkan pula tiga tumang sagu dan satu ekor babi untuk mendukung kegiatan perayaan.

Penyerahan bantuan ini diterima dengan penuh rasa syukur oleh panitia dan masyarakat setempat. Mereka mengapresiasi kepedulian nyata dari MRP Papua kepada sesama umat di Tanah Papua. Bantuan ini tidak hanya meringankan beban, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas antar sesama dalam merayakan momen penting ini.

Dukungan dari MRP Papua ini menunjukkan komitmen lembaga tersebut dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di wilayahnya. Ini juga mencerminkan semangat pelayanan yang menjadi inti dari pesan Injil yang diperingati. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan terus terjalin untuk mewujudkan Papua yang lebih maju dan sejahtera.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi