Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Moeldoko Punya 13 Penasihat di KSP

Moeldoko Punya 13 Penasihat di KSP Moeldoko Nilai Ada Poros Politik di Kericuhan Papua. ©2019 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko merekrut 13 penasihat. Mereka memiliki latar belakang yang berbeda-beda.

Salah satunya Ahli hukum Universitas Gajah Mada (UGM) Eddy Hiariej bersama Andi Widjajanto. Eddy menjelaskan, surat keputusan tersebut sudah keluar pada Senin, 3 Februari.

"Udah sejak Senin 3 Februari SK-nya," kata Eddy saat dihubungi, Kamis (6/5).

Dia menjelaskan, nantinya 13 penasihat akan memberikan nasihat. Bila tidak diminta akan dilakukan.

"Memberi nasihat baik diminta maupun tidak," ungkap Eddy.

Diketahui, terdapat 13 nama yang akan jadi penasihat Moeldoko. Yaitu mantan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, mantan Menteri Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia Manuel Kaisiepo, mantan Menteri Pertambangan dan Energi Kuntoro Mangkusubroto, mantan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, dan Guru Besar Hukum Pidana UGM Edward O.S. Hiariej.

Kemudian, Guru Besar Hukum Agraria UGM Maria SW Sumardjono, lalu Dosen FISIP UGM Kuskridho Ambardi dan Komisaris Utama Mayapada Healthcare Jonathan Tahir, Pemilik grup Garuda Food Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto, dan Sosiolog Universitas Indonesia Imam Prasodjo.

Lalu, Direktur Human Capital Management (HCM) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Edi Witjara, anggota Dewan Pengarah UN-CERF Rachmawati Husein, peneliti Pusat Kajian Etnografi Komunitas Adat (Pustaka) Yando Zakaria.

"Iya sudah, sudah ada penasihat senior," kata Moeldoko di kantornya, Jalan Merdeka Barat, Kamis (6/2).

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP