Modus Komplotan Pencurian Sepeda Motor di Area Wisata Pantai Sanur

Jumat, 10 Mei 2019 00:09 Reporter : Moh. Kadafi
Modus Komplotan Pencurian Sepeda Motor di Area Wisata Pantai Sanur Pelaku pencurian di Pantai Sanur. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Polsek Denpasar Selatan meringkus enam anggota komplotan pencurian sepeda motor yang sudah melakukan aksinya puluhan kali di wilayah Bali, yakni di Denpasar, Gianyar dan Klungkung.

Keenam pelaku tersebut bernama Petrus Piro Mete (28), Paulus Pati Kundo (27) Paulus Heru Ngara (23), Ruben Bali Mema (31), Markus Tanggu (27) dan satu orang di bawah umur berinisial SK (16).

"Mereka kami tangkap di tempat berbeda-beda dan sudah melakukan aksinya sejak 3 bulan yang lalu," kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya, Kamis (9/5).

Terungkapnya komplotan ini berawal dari laporan warga yang menjadi korban pencurian sepeda motor di area parkir Pantai Sanur, Denpasar Selatan. Modus para pelaku adalah mengincar kendaraan yang ditinggal oleh para pemiliknya untuk menyeberang ke Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.

Saat kembali dari Nusa Penida, sepeda motor milik korban sudah hilang. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Mapolsek Denpasar Selatan.

Selanjutnya, Polsek Denpasar Selatan melakukan pemantauan dan pengecekan terhadap orang-orang yang mencurigakan di sekitar parkiran. Dua orang ditangkap bernama Petrus Piro Mete dan Paulus Pati Kondo. Dari keduanya, polisi mengamankan beberapa STNK dan kunci sepeda motor.

"Kemudian kedua yang bersangkutan mengakui melakukan pencurian di daerah Sanur, dan sepeda motor yang dikendarai oleh dua yang bersangkutan merupakan hasil curian di daerah Sanur," jelas Kapolsek.

Dalam perkembangan penyelidikan, polisi menemukan tersangka lain di daerah Ketewel, Kabupaten Gianyar, Bali dan berhasil ditangkap pada Selasa (30/4).

"Seteleh keenam yang bersangkutan diamankan, mereka mengakui telah melakukan pencurian di daerah Sanur sebanyak 10 kali, 2 kali di TKP Ubud (Gianyar) 11 kali di TKP di daerah Klungkung," ujar Kapolsek.

Kapolsek juga menjelaskan, sepeda motor curian tersebut dikirim ke Sumba Nusa Tenggara Timur (NTT) dan ada juga yang dijual di daerah Nusa Dua dan Imam Bonjol Denpasar. Polisi berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor 10 unit.

"Modusnya mereka ini memutus kabel kontak dari sepeda motor, kemudian disambung kembali untuk menghidupkan sepeda motor tersebut dan juga memakai kunci palsu," pungkasannya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Pencurian
  2. Curanmor
  3. Denpasar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini