Mobil Toyota Calya Terobos Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang di Simalungun, Tiga Orang Tewas

Tiga orang tewas berinisial SM (40), Z (30), dan MA (2). Sementara itu, ada korban luka sebanyak tujuh orang yang juga penumpang mobil tersebut.

Uga Andriansyah
Oleh Uga Andriansyah - Reporter
Mobil Toyota Calya Terobos Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang di Simalungun, Tiga Orang Tewas
Mobil Toyota Calya Terobos Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang di Simalungun, Tiga Orang Tewas (Merdeka.com)

Tiga orang penumpang mobil Toyota Calya dilaporkan tewas tertabrak Kereta Api Kisaran Express. Kecelakaan terjadi usai mobil tersebut menerobos perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Nanggar Bayu, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sabtu (26/7) sore. 

Kapolsek Perdagangan, AKP Ibrahim Sopi mengatakan, tiga orang tewas berinisial SM (40), Z (30), dan MA (2). Sementara itu, ada korban luka sebanyak tujuh orang yang juga penumpang mobil tersebut. 

"Sopir mobil berinisial YM (43) mengalami luka berat. Enam orang luka ringan yaitu MFA (16), AN (14), AVZS (10), AJP (30), A (32), dan Y (2)," kata Ibrahim, Minggu (27/7). 

Ketiga korban tewas dan tujuh orang luka-luka langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Karya Husada Simalungun. Seluruh penumpang mobil Toyota Calya itu diketahui berasal dari Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Sumatera Utara. 

Ibrahim menjelaskan kecelakaan berawal saat mobil yang dikemudikan YM datang dari arah Jalan Simpang Asam, Kecamatan Bandar, menuju jalur utama Kabupaten Simalungun. Setibanya di tempat kejadian, mobil tersebut melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu. 

"Pada saat bersamaan datang kereta api dari Asahan menuju Kota Medan. Lalu, kecelakaan pun terjadi. Mobil terseret sekitar 50 meter dan tercampak ke sebelah kanan dari lokasi kejadian," jelas Ibrahim. 

Saat ini kecelakaan antara mobil dengan kereta api sedang diselidiki oleh Satlantas Polres Simalungun dan Polsek Perdagangan.

Rekomendasi