Misteri Belum Terungkap di Balik Kematian Tragis Bos Mobil Rental Usai Dikeroyok di Pati

Misteri Belum Terungkap di Balik Kematian Tragis Bos Mobil Rental Usai Dikeroyok di Pati

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Misteri Belum Terungkap di Balik Kematian Tragis Bos Mobil Rental Usai Dikeroyok di Pati
Misteri Belum Terungkap di Balik Kematian Tragis Bos Mobil Rental Usai Dikeroyok di Pati (Merdeka.com)

BH semula berniat membawa pergi mobil rentalnya yang tak kunjung kembalikan peminjam

BH cemas bukan main. Mobil rental yang dia sewakan pada seseorang tak kunjung kembali. Dia berusaha mencari dengan memanfaatkan teknologi GPS. Kabar baik datang, mobil terdeteksi ada di kawasan Pati, Jawa Tengah.


Berbekal dengan kunci serep, dia mendatangi Pati. BH tidak sendiri. Dia mengajak tiga orang lainnya.

Sampailah BH di titik lokasi mobil putihnya terparkir di halaman sebuah rumah. Dengan sigap dia membuka mobil dengan kunci serep yang dibawa.


Tak disangka, pemilik rumah berinisial AG justru memergoki BH. Dia kemudian diteriaki malang. Teriakan AG mencuri perhatian warga lainnya di sekitar lokasi.

BH dan empat rekannya terkepung dan tidak bisa melarikan diri. Keempatnya pasrah. Mereka menjadi bulan-bulan AG dan sejumlah orang lainnya.

Pengeroyokan yang dilakukan rupanya membuat BH tewas. Sementara rekannya mendapat perawatan. Bahkan mobil minibus itu ikut dibakar.

Sempat Lapor Polisi Sebelum Dikeroyok


BH ternyata sempat melaporkan kehilangan mobilnya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Februari 2024.

Laporan itu dilayangkan sebelum dirinya tewas dikeroyok di Pati, Jawa Tengah. Adapun laporan itu terkait mobil yang hilang setelah disewakan

4 Orang Ditangkap, 3 Tersangka

Polisi sudah menetapkan empat tersangka. Yakni AG, BC dan EN. Satu lagi identitasnya belum disampaikan karena baru ditangkap pada Senin malam. Ketiganya terancam 12 tahun penjara.

Korban Dipukul Hingga Dilindas


Polisi menjelaskan peran dari tiga tersangka yang menyebabkan BH tewas.

Pengakuan pelaku AG, mobil itu dia pinjam dari saudaranya

"AG ini perannya melindas korban dengan roda dua mengenai lengan kanan, dan lengan kiri dan memukul dan akhirnya mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Satake Bayu.

Sedangkan peran PC (37) seorang petani sukolilo perannya melakukan pengejaran dan menghadang memukul hingga menginjak korban.


TKP Kejadian Tempat Barang Curanmor

Pascaperistiwa itu, sejumlah unggahan di media social kemudian ramai memperbincangkan desa tersebut. Sebuah akun X @budiwee menyebut desa itu sebagai kampung penadah.

Meski belakangan unggahan itu tak bisa dilihat lagi, banyak warganet dibuat penasaran dengan kebenaran informasi yang menyebut Desa Sukolilo, Pati, sebagai kampung penadah.  Polisi menyebut pengakuan salah satu netizen masih didalami.


Siapa Sebenarnya Penyewa Mobil BH

Polisi juga masih mendalami siapa sebenarnya menyewa mobil BH. Sebab dari sejumlah saksi yang diperiksa mengaku tidak terlalu kenal siapa penyewa mobil bercat putih itu.


"Untuk yang menyewa mobil masih kami dalami. Karena terkait dengan kronologis mobil, terkait saksi dua pihak keluarga maupun korban-korban lain itu tidak terlalu mengetahui," jelasnya.

Rekomendasi