Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Minta maaf, polisi klarifikasi Bayu bukan Satpam Gereja Santa Maria

Minta maaf, polisi klarifikasi Bayu bukan Satpam Gereja Santa Maria Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Polisi Frans Barung Mangera. ©2016 merdeka.com/salviah ika padmasari

Merdeka.com - Korban atas nama Aloysius Bayu Rendra Wardana yang jasadnya ditemukan di Gereja Santa Maria Tak Bercela Surabaya, ternyata bukan Satpam. Bayu menjadi korban meninggal dunia saat menghadang sepeda motor pelaku teror yang hendak masuk ke gereja.

"Bayu bukan merupakan satpam, ini ralat kami sekaligus meminta maaf kepada keluarga," tegas Kombes Frans Barung Mangera di Mapolda, Selasa (15/5) malam.

Frans mengatakan, berbagai sumber informasi yang didapatkan, awalnya menyebutkan korban sebagai salah satu satpam gereja tersebut. Namun ternyata yang bersangkutan hanya masyarakat biasa yang membantu pengaman gereja.

"Yang bersangkutan diperbantukan saja menjaga keamanan Santa Maria pada saat itu. Yang bersangkutan bukan satpam, tapi dimintai tolong menjadi keamanan pada saat berlangsung misa itu," terangnya.

"Ini ralat yang kami sampaikan dan permohonan maaf apabila penyampaian kami kurang berkenan kepada keluarga atau teman-teman," sambungnya menegaskan.

Sementara itu, jenazah Bayu masih belum diserahkan kepada keluarga karena tengah dalam proses identifikasi oleh DVI. Semula jenazah diprediksi akan selesai proses identifikasi dan diserahkan pada keluarga Selasa (15/5) sore. Namun hingga petang belum juga dilakukan penyerahan.

"Korban yang sudah diserahkan pada keluarga tersisa satu dari 13 korban, mudah-mudahan bisa segera diserahkan kepada keluarga dan kemungkinan ini adalah Bayu. Jadi semua segera klir untuk korban," kata Irjen Machfud Arifin, Selasa (15/5) pagi.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP