Merinding, Pesan Prabowo ke Perwira Remaja TNI-Polri: Anda Siap Mati untuk Bangsa, Jangan Pernah Ingkari Janji

Para perwira remaja TNI-Polri harus menghayati sumpah dan janji yang disampaikan. Terlebih, mereka juga telah menyampaikan siap mati untuk Indonesia.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Merinding, Pesan Prabowo ke Perwira Remaja TNI-Polri: Anda Siap Mati untuk Bangsa, Jangan Pernah Ingkari Janji
<p>Momen Presiden Prabowo Subianto saat pelantikan kepala daerah serentak di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (20/2/2025). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)</p> (@ 2025 merdeka.com)

Presiden RI Prabowo Subianto meminta perwira remaja TNI-Polri tak mengingkari janji dan sumpah yang disampaikan kepada bangsa dan negara. Prabowo berpesan agar seluruh perwira remaja TNI-Polri rela berkorban jiwa dan raga untuk membela negara dan rakyat.

"Saudara telah mengucapkan janji yang suci disaksikan oleh Tuhan Maha Besar dan seluruh rakyat Indonesia bahwa saudara akan menjadi perwira TNI dan Polri dengan sungguh-sungguh. Saudara telah menyatakan rela berkorban jiwa dan raga untuk membela negara, bangsa, dan rakyat kita," kata Prabowo saat melantik 2.000 perwira remaja TNI-Polri di Halaman Istana Merdeka Jakarta, Rabu (23/7).

Dia mengingatkan para perwira remaja TNI-Polri harus menghayati sumpah dan janji yang disampaikan. Terlebih, mereka juga telah menyampaikan siap mati untuk Indonesia.

"Saudara-saudara perwira remaja, putra-putri terbaik bangsa berdiri dihadapan saya sebagai Presiden, sebagai panglima tertinggi, saudara menyatakan siap mati untuk bangsa ini," ujarnya.

"Hari ini saya bangga melihat saudara-saudara, putra-putri terbaik berdiri tegak yakin dengan sumpahmu. Jangan pernah ingkar sumpahmu," dia menambahkan.

Disisi lain, Prabowo menuturkan bahwa saat ini kehormatan bangsa dan keselamatan rakyat berada di pundak para perwira remaja TNI-Polri. Dia menyebut masyaraakat menunggu pengabdian dan pengorbanan para perwira remaja TNI-Polri.

"Kedaulatan bangsa, kehormatan bangsa, keselamatan rakyat ada di pundakmu. Diharapkan oleh rakyat, dinantikan oleh rakyat, pengabdianmu, baktimu, dan bila perlu pengorbananmu yang terakhir," kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo mewanti-wanti para perwira remaja TNI-Polri bahwa Indonesia akan dilindas dan diganggu oleh bangsa lain. Untuk itu, kata dia, Indonesia harus menjadi negara yang kuat agar tak dipecah dan tunduk kepada bangsa lain.

"Kita harus siap bahwa negara kita pasti akan ditantang, pasti akan diganggu, kalau kita tidak kuat kita akan dilindas oleh bangsa lain. Kita akan dipecah, kita akan dipaksa untuk tunduk kepada kepentingan bangsa lain," kata Prabowo.

Dia mengingatkan kemerdekaan yang direbut Indonesia dengan darah, air mata, keringat, dan air mata. Tak hanya itu, Prabowo mengatakan bangsa Indonesia juga diperlakukan lebih rendah daripada hewan selama ratusan tahun dijajah.

Oleh sebab itu, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia menuntut pengabdian tertinggi dari perwira TNI-Polri. Dia meminta para perwira remaja merelakan jiwa serta raga agar Indonesia selamat dan kuat.

"Ingat ini adalah warisan yang kau terima. Bangsamu, menuntut dari kau pengabdian yang tertinggi dan bila perlu sebagaimana telah kau sumpah, bila perlu saudara rela korbankan jiwa dan ragamu agar Indonesia selamat dan Indonesia kuat," tutur Prabowo.

Menurut dia, TNI-Polri adalah benteng-benteng terakhir kemerdekaan dan kedaulatan kita. Prabowo pun berpesan kepada perwira remaja TNI-Polri untuk menjadi tentara rakyat dan pejuang.

"Jadilah tentara rakyat, tentara nasional, tentara pejuang. Jadilah polisi rakyat, polisi nasional, polisi pejuang. Selalu membela rakyatmu, selalu cintai rakyatmu. Kau adalah anak kandung dari rakyat Indonesia," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Prabowo berterima kasih kepada para pembina, pelatih yang telah menggembleng patriot-patriot muda. Dia juga berterima kasih kepada para orang tua perwira remaja TNI-Polri yang sudah merelakan anak-anaknya menjadi prajurit.

"Saya juga ucapkan terima kasih kepada para keluarga, orangtua, yang telah merelakan putra-putrinya untuk mengabdi sebagai prajurit, sebagai perwira," ucap dia.

Dia menuturkan perwira dan prajurit merupakan profesi mulia, namun tak ringan. Prabowo mengingatkan para perwira remaja untuk berbakti dengan masyarakat.

"Selalu di depan memberi contoh dengan gagah, dengan berani, dengan cerdas, saudara hararapan seluruh rakyat berbaktilah sebaik-baiknya. Selamat bertugas perwira remaja TNI-Polri 2025. Rakyat negara dan bangsa menanti dharma bhaktimu," katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik 2.000 perwira TNI dan Polri lulusan Angkatan Militer (Akmil) dan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2025. Upacara pelantikan digelar di halaman Istana Merdeka Jakarta, Rabu (23/7).

Pelantikan Prasetya Perwira TNI-Polri berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 56/TNI/2025 dan Keppres Nomor 57/Polri/2025 tentang Pengangkatan Taruna-Taruni Akademi Tentara Nasional Indonesia dan Akademi Kepolisian menjadi Perwira TNI dan Perwira Polri.

Prabowo lalu menyematan tanda pangkat kepada empat lulusan terbaik TNI-Polri tahun 2025. Prabowo kemudian mengambil sumpah para perwira TNI dan Polri secara bersamaan.

Para perwira TNI-Polri berjanji akan memenuhi kewajiban sebagai perwira TNI-Polri dengan sebaik-baiknya. Mereka juga berjanji akan rela berkorban untuk membela nusa dan bangsa.

"Bahwa saya akan memenuhi kewajiban perwira dengan sebaik-baiknya terhadap bangsa Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD RI tahun 1945," ucap Prabowo yang diikuti para perwira TNI-Polri.

"(Khusus Perwira TNI), bahwa saya akan menegakkan harkat dan martabat perwira serta menjunjung tinggi sumpah prajurit dan Sapta Marga," kata perwira remaja TNI.

"(Khusus Perwira Polri), bahwa saya akan menegakkan harkat dan martabat perwira serta menjunjung tinggi sumpah prajurit Tribrata dan Catur Prasetya," bunyi sumpah perwira Polri.

"(Seluruh Perwira) Bahwa saya akan memimpin anak buah dengan memberi suri tauladan, membangun Karsa serta menuntun pada jalan yang lurus dan benar. Bahwa saya akan rela berkorban jiwa dan raga untuk membela nusa dan bangsa," ujar perwira TNI-Polri bersamaan.

Total calon Perwira Remaja TNI-Polri Tahun 2025 berjumlah 2.000 orang. Sebanyak 827 orang berasal dari TNI Angkatan Darat (AD), 433 orang dari TNI Angkatan Laut (AL), 293 orang dari TNI Angkatan Udara (AU), dan 447 orang dari Polri.

Pelantikan ini dihadiri Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sutan Najamuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, hingga Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya. Tampak pula para kepala staf angkatan.

Dalam kesempatan ini, Prabowo juga memberikan penghargaan Adhi Makayasa kepada delapan perwira TNI dan Polri. Adhi Makayasa adalah penghargaan tahunan yang diberikan kepada lulusan terbaik dari masing-masing matra TNI-Polri.

Berikut nama-nama perwira TNI-Polri tahun 2025 penerima penghargaan Adhi Makayasa:

1. Akademi Militer:

Letnan Dua Alim Bimo Pratowo

Letnan Dua Muh Afridzal Mukhlis

2. Akademi Angkatan Laut:

Letnan Dua Menenda Putra Duta

Letnan Dua Aryya Handaru

3. Akademi Angkatan Udara:

Letnan Dua Evan Basith Reswara

Letnan Dua Axel Fahreza Adiatama

4. Akademi Polisi:

Inspektur Polisi Dua Muh Malik Aditya

Inspektur Polisi Dua Farthan Putra Riffito

Rekomendasi