Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menpora harap program Tentara Manunggal Membangun Desa bangun potensi pemuda desa

Menpora harap program Tentara Manunggal Membangun Desa bangun potensi pemuda desa TNI AD bersama Kemenpora gelar TMMD Ke-102. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan wujud kerja sama antara TNI AD dengan Kemenpora dan kementerian/lembaga lain dalam rangka membumikan beberapa program yang ada di Kemenpora sehingga memiliki dampak dan output. Juga memberi manfaat secara langsung dan lebih luas melibatkan anak-anak muda Indonesia.

"Program ini tidak hanya membangun fisik tapi juga membangun mental, karakter, nasionalisme, patriotisme dan memanfaatkan potensi pemuda desa," kata Menpora Imam Nahrawi saat Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD ke-102 di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa (2/5).

Menurutnya, program TMMD yang langsung masuk sasaran masyarakat dan pemuda desa sudah tentu akan menggelorakan dan mendoakan agar sukses prestasi, penyelenggaraan, administrasi, ekonomi dan legacy Asian Games. Sehingga kata dia, olahraga betul-betul menjadi pemersatu bangsa.

"Kerjasama ini sangat efektif karena TNI-Polri memiliki struktur yang memungkinkan terjun hingga ke desa-desa, kita sangat membutuhkan agar semangat Asian Games tertular langsung, venue sudah selesai hingga 98 persen tinggal finishing yang pasti akhir Mei ini akan selesai semua, untuk bonus medali emas Asian Games kami pastikan naik 250 persen dari bonus Asian Games Incheon lalu," tambahnya.

Bagi Menpora, Asian Games tidak hanya perebutan medali tetapi berkaitan dengan harga diri dan martabat bangsa Indonesia. Jika Asian Games sukses kata dia, Indonesia bisa menjadi tuan rumah olimpiade dan kejuaraan di level dunia lainnya, sehingga ujungnya adalah untuk melahirkan atlet berprestasi.

Sebagai informasi Kemenpora memiliki program dan kegiatan di tahun 2017 seperti program S2 kepemudaan, kepeloporan pemuda di pedesaan, 1000 pemuda tani di 20 kabupaten/kota, 2700 pemuda tanggap bencana dan rawan sosial, 57 ribu relawan pemuda anti narkoba, 18 lokasi sentra kepelatihan kewirausahaan, 4000 kewirausahaan, 27 ribu orang kepelatihan wasit dan juri, gala desa dan sebagainya.

Sementara itu Aster Kasad/Sekretaris Penanggungjawab Operasional (PJO) TMMD Supartadi menyampaikan TMMD dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat untuk meningkatkan akselerasi pembangunan di pedesaan berkelanjutan. TNI AD menyambut baik kerjasama dengan Kemenpora untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas generasi muda agar tumbuh berkembang sebagai generasi milenial yang kompetitif, mandiri dan berkarakter kebangsaan.

"TMMD dimulai pada 10 Juli hingga 8 Agustus 2018 melibatkan 7500 orang prajurit TNI-Polri serta didukung kementerian/lembaga hingga masyarakat. Beberapa kegiatan meliputi sarana prasarana di pedesaan infrastruktur, umum dan sosial dan merehabilitasi sarpras yang rusak dan tidak layak," tambahnya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP