Komjen Pol. (Purn.) Syafruddin meninggal dunia sore ini di RSPI. Dia meninggal karena mengalami sakit.
Syafruddin seorang tokoh kepolisian Indonesia yang memiliki karier panjang dan gemilang. Lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 12 April 1961, Syafruddin dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.
Sejak menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1985, ia telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap institusi kepolisian.
Syafruddin Kambo merupakan seorang Muslim yang menikah dengan Mulyani Soedjono dan dikaruniai empat orang anak: Mohammad Rafil Perdana, Kharisma Bibitani, Mohammad Adil Triansyah, dan Muhamad Nur Alamsyah.
Dalam kehidupan keluarganya, ia dikenal sebagai sosok yang penyayang dan bertanggung jawab. Karier kepolisian Syafruddin Kambo sangat cemerlang, ditandai dengan berbagai jabatan strategis yang pernah diembannya.
Ia memulai kariernya di kepolisian dengan menjabat sebagai Kasubnit Patroli Kota Polda Metro Jaya dan terus menanjak hingga menjadi Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) pada tahun 2016.
Advertisement
Selama berkarier di kepolisian, Syafruddin Kambo telah mengemban berbagai jabatan penting. Beberapa di antaranya adalah:
- Ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla (2004)
- Wakapolda Sumatera Utara (akhir 2009)
- Kapolda Kalimantan Selatan (2010)
- Kadiv Propam Polri (2012)
- Kalemdikpol (2015)
- Wakapolri (2016-2018)
Jabatan Wakapolri diemban Syafruddin Kambo setelah menggantikan Komjen Pol. Budi Gunawan yang diangkat menjadi Kepala BIN.
Dalam posisi ini, ia bertanggung jawab atas berbagai kebijakan dan operasional kepolisian di Indonesia hingga pensiun pada tahun 2018.
Advertisement
Setelah pensiun dari kepolisian, Syafruddin Kambo melanjutkan pengabdiannya di pemerintahan dengan menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) pada tahun 2018.
Dalam posisi ini, ia menggantikan Asman Abnur dan berfokus pada reformasi birokrasi dan peningkatan efisiensi pelayanan publik. Pengalamannya di kepolisian menjadi modal berharga dalam menjalankan tugasnya sebagai menteri.
Ia dikenal memiliki visi yang jelas dalam meningkatkan kinerja aparatur negara dan mendorong reformasi yang lebih baik.
Advertisement
Komjen Pol. (Purn.) Syafruddin Kambo juga mendapatkan berbagai penghargaan atas dedikasinya. Salah satu yang paling menonjol adalah hadiah naik haji dari ulama Arab Saudi, Syekh Khalid Al Hamoudi, pada April 2018.
Penghargaan ini diberikan atas keterlibatannya yang aktif di Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang dipimpin oleh Jusuf Kalla. Testimoni terkait kinerja Syafruddin Kambo juga sering disampaikan oleh rekan-rekannya.
Syafruddin dianggap sosok yang tidak hanya memimpin, tetapi juga menginspirasi. Dedikasinya terhadap tugas dan masyarakat patut dicontoh. Ia selalu mengedepankan prinsip keadilan dan transparansi dalam setiap keputusan yang diambil.